Termakan Usia, Begini Kondisi Museum Mandar Sekarang
Museum Mandar di Kabupaten Majene merupakan museum pertama dan tertua di Sulawesi Barat (Sulbar).
Penulis: edyatma jawi | Editor: Waode Nurmin
Laporan Wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi
TRIBUNMAJENE.COM, MAJENE -- Museum Mandar di Kabupaten Majene merupakan museum pertama dan tertua di Sulawesi Barat (Sulbar).
Museum ini berada di Jl Raden Soeradi Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae, Majene.
Baca: Bawa Sabu-Sabu, 2 Pria Diamankan Satnarkoba Polres Pangkep di Mattampa Bungoro
Baca: Tahun Baru di Puncak Bila Sidrap, Evi Masamba Bakal Bawakan Delapan Lagu
Baca: 3 Kelompok Nelayan di Lampenai Dapat Bantuan Bupati Luwu Timur
Baca: VIDEO: Sandiaga Uno Sholawat Barsama Simpatisan di Jeneponto
Baca: Tomy Satria Ungkap Sisi Lain Sukri Sappewali Selama Menjabat Bupati Bulukumba
Gedung museum merupakan salah satu bangunan kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh hingga saat ini. Awalnya bangunan itu adalah eks rumah sakit atau dikenal Boyang Tomonge dalam Bahasa Mandar.
Gedung ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Boyang Tomonge dibangun sejak 1908. Beralih fungsi menjadi Museum Mandar dan dijadikan tempat koleksi beragam benda bersejarah, sejak 1989.
Koleksi Museum Mandar sangat beragam. Mulai koin kuno hingga bangkai ular berukuran besar yang sudah diawetkan.
Selain itu, museum juga memiliki koleksi perhiasan dan pakaian adat Mandar. Serta senjata tradisional yang digunakan para leluhur di daerah ini.
Adapula peralatan rumah tangga tradisional yang dulu digunakan masyarakat setempat. Serta alat transportasi lokal yakni bendi juga terdapat di museum ini.
Namun kondisi museum sarat sejarah ini mulai termakan usia. Terutama bagian atapnya.
Pantauan Tribun Timur, atap bangunan cagar budaya ini mulai rusak. Beberapa bagian atap terlepas dan bocor.
Kepala UPTD Museum Mandar Aidin Jaya mengatakan, terdapat empat bagian atap yang bocor. Kondisi itu disebabkan, lapisan penyusun atap terlepas.
"Saat ini sekitar empat titik yang bocor," jelas Aidin Jaya, Rabu (26/12/2018).
Kata Aidin, kebocoran ini membuat air hujan merembes melalui atap. Air pun kadang menggenangi ruangan museum.
"Tadi pagi saya lihat diatas, ya air agak tergenang di dalam ruangan," ungkapnya.
Baca: Tahun 2019, Pemkot Parepare Janji Benahi Lapangan Andi Makkasau
Baca: BREAKING NEWS: Hendak ke Pasar, Warga Bukit Nirwana Permai Makassar Dijambret
Baca: Natal, Angkasa Pura I Bagi-bagi Bingkisan untuk Calon Penumpang
Baca: Parepare Diguyur Hujan Deras, Hati-Hati Tanah Longsor
Baca: Lubang Jalan Ancam Pengendara, Sat Lantas Maros Koordinasi dengan Pemprov
Baca: 6 Fakta Penembakan Perwira TNI di Jatinegara, No 2 Identitas Korban, No 5 Pelaku Orang Terlatih
Baca: 2019, Sertifikat Tanah Bisa Jadi Jaminan Modal Usaha
Baca: Warga Jl Andi Tonro Makassar Dihebohkan Pria Terjepit di Sela Tembok Rumah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kondisi-museum-mandar-yang-rusak12.jpg)