Gempa Bumi Sidrap

Cerita Warga di Wajo yang Rasakan Efek Gempa Sidrap Dini Hari Tadi

Salah satu warga di Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Yasser Arafat mengatakan, gempa dirasakannya hingga 2 kali.

Cerita Warga di Wajo yang Rasakan Efek Gempa Sidrap Dini Hari Tadi
PGR IV - Makassar
Pusat gempa di Kabupaten Sidrap. 

Laporan wartawan TribunWajo.com, Hardiansyah Abdi Gunawan

TRIBUNWAJO.COM, WAJO - Gempa berkekuatan 3,7 SR menguncang Kabupaten Sidrap sekitar pukul 00.33 WITA, Jumat (21/12/2018). Gempa yang berpusat di darat, 6 km utara Kecamtan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, pada koordinat 3.84 LS – 120.00 BT di kedalaman 8 km tersebut juga dirasakan hingga di Kabupaten Wajo.

Salah satu warga di Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Yasser Arafat mengatakan, gempa dirasakannya hingga 2 kali.

"Sekitar setengah 1 dan setengah 3 dirasa. Kebetulan masih di sekolah persiapan penyerahan rapor hari ini," kata lelaki yang juga merupakan guru di SMAN 4 Wajo tersebut, Jumat (21/12/2018).

Baca: Dua Kecamatan di Kabupaten Wajo ini Diprediksi Diguyur Hujan

Baca: Siapa Vigit Waluyo? Disebut Raja Liga 2, Ternyata Begini Cara Mafia Atur Skor Sepakbola Indonesia

Baca: Sisca Icun Sulastri Belum Sempat Hubungan Badan, Sudah Dibunuh Gigolo karena Tarif Segini, Kok Bisa?

Dirinya menceritakan, ketika gempa pertama, dirinya sedang duduk-duduk di sebuah kursi panjang di SMAN 4 Wajo bersama rekannya, kursi panjang yang didudukinya seolah bergerak ke arah selatan.

"Diwaktu yang bersamaan, seperti ada kucing yang berlari diatas seng juga ke selatan. Jadi kami spontan menengok ke atas, sambil menerka-nerka apa yang lari tadi di atas. Dua menit berikutnya, baru tahu kalau ternyata gempa dari medsos," ceritanya.

Pusat Gempa Regional (PGR) IV - Makassar mencatat, ada gempa susulan pada pukul 02.24 WITA, dengan kekuatan 3,4 SR yang berpusat pada 4 km utara Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang pada koordinat 3.86 LS-120 BT di kedalaman 11 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, menunjukkan bahwa gempabumi dangkal ini terjadi akibat aktivitas Sesar Walanae," tulis Plt Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Joharman, sebagai mana rilis tertulis yang diterima Tribunwajo.com.

Lebih lanjut, Joharman mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG dan tidak memercayai informasi desas-desus, sebab gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

(*)

Ket gam: Pusat gempa di Kabupaten Sidrap.
(Sumber: PGR IV - Makassar)

Area lampiran

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved