Ketua DPRD Kabupaten Sinjai Abdul Haris Umar Heran Soal Aksi Mahasiswa Tolak Rp 200 Miliar
Hari mengatakan bahwa upaya rencana peminjaman itu dinilai sudah dikaji dengan baik Seto bersama pihak Pemkab.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Arif Fuddin Usman
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI UTARA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Sinjai Abdul Haris Umar mengaku heran ada sekelompok mahasiswa di Sinjai yang menolak rencana Pemkab Sinjai meminjam dana Rp 200 miliar ke pemerintah pusat.
Politisi Partai Demokrat Sinjai ini mengungkapkan bahwa dirinya heran terkait sekolompok mahasiswa yang menolak rencana Pemkab Sinjai meminjam dan ke pemerintah pusat karena menurutnya upaya Pemkab Sinjai dapat membawa kebaikan untuk masyarakat banyak.
"Saya heran cara berpikir adik-adik mahasiswa, padahal rencana Pak Bupati Andi Seto itu demi kemajuan daerah pada bidang infrastruktur," kata Abd Haris Umar, Selasa (18/12/2018).
Baca: Manajemen Panasonic Bakal Roadshow ke Makassar, Siap Launcing Produk Si-BiRU
Baca: Travel Umrah di Makassar Nilai Rekam Biometrik Beratkan Jamaah
Hari mengatakan bahwa upaya rencana peminjaman itu dinilai sudah dikaji dengan baik Seto bersama pihak Pemkab.
Rencana peminjaman itu juga dinilai juga didukung oleh aturan dan tidak melanggar hukum.
Yang harus diawasi oleh mahasiswa termasuk anggota dewan adalah pemanfaatan dana tersebut jika sudah cair.
Sedang latar belakang peminjaman dana tersebut, Bupati Sinjai ingin menuntaskan pembangunan jalan dan jembatan yang masih tertinggal saat ini.
“Tujuannya agar warga Sinjai di pelosok bisa ikut nikmati pembangunan dan prekonomian warga lancar,” pungkasnya. (*)
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/18122018_abdu_haris.jpg)