Kadivreg Bulog Sulselbar: Sulsel Masih Punya Stok Beras untuk 38 Bulan
Mansur Siri pun menjamin, beras Sulsel tidak akan kekurangan, harganya itu pun tidak naik. Malah sebaliknya cukup untuk menyuplai beberapa daerah d
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Nurul Adha Islamiah

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Divisi Regional (Kadivreg) Bulog Sulselbar, Mansur Siri mengungkapkan Sulsel punya stok beras untuk 38 bulan.
Hal itu diungkapkan Masur, saat ia dan tim Satgas Pangan bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono di Pasar Pabaengbaeng, Selasa (18/12/2018).
Mansur Siri pun menjamin, beras Sulsel tidak akan kekurangan, harganya itu pun tidak naik. Malah sebaliknya cukup untuk menyuplai beberapa daerah di Indonesia.
Baca: Tetap Bekerja Saat Gempa, KPU RI Apresiasi Penyelenggara Pemilu Mamasa
Baca: Sekeluarga Syok, Kronologi Rumah Ruben Onsu & Sarwendah Dilempar Orang Tak Dikenal dan Respon Polisi
Baca: Respon Angel Lelga Usai Diumumkan Tersangka Perzinahan oleh Pengacara Vicky Prasetyo
"Insya allah Sulsel tidak akan kelurangan beras, semua beras yang dicek mulai dari premium, medium, semua harganya masih stabil dan baik," kata Mansur.
Harga beras di Pasar Pabaeng-baeng, tim Satgas Pangan menyebutkan harga untuk beras medium itu, Rp9.000, Bulog Rp8.500, dan beras premium Rp12.000.
"Harga beras sulsel masih normal dan masih memiliki cadangan untuk 38 bulan. Cukup untuk tiga tahun ke depan, sulsel kan daerah produsen," jelasnya.
Sidak yang dilakukan Satgas Pangan ini untuk memantau harga daging, beras, telur, dan ayam menjelang perayaan hari Natal 2018 dan tahun baru 2019. (*)