Pemilu 2019

Tetap Bekerja Saat Gempa, KPU RI Apresiasi Penyelenggara Pemilu Mamasa

Apresiasi tersebut diberikan atas semangat dan telad bekerja melanjutkan tahapan pemilu di tengah guncangan Gempa Bumi.

Tetap Bekerja Saat Gempa, KPU RI Apresiasi Penyelenggara Pemilu Mamasa
Dok KPU Mamasa
Kedua dari kanan Anggota KPU Sulbar Farhanuddin, Pertama dari kanan Anggota KPU Mamasa Harun Al Rasyid, ditengah Ketua KPU RI Arief Budiman, Pertama dari kiri Kasubag Data KPU Mamasa Yeni LB, kedua dari kiri Anggota KPU Pasangkayu Alamsyah dan Heriansyah 

Laporan Wartawan Herson Bonggakaraeng

TRIBUNMAMASA.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia atau KPU RI memberi apresiasi kepada jajaran penyelenggara pemilu di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Apresiasi tersebut diberikan atas semangat dan telad bekerja melanjutkan tahapan pemilu 2019 di tengah guncangan Gempa Bumi.

Ketua KPU RI, Arief Budiman menyatakan keinginannya untuk berkunjung langsung ke Mamasa, daerah yang sejak November hingga saat ini masih terus diguncang gempa bumi.

Baca: Tim Supervisi Bidang Personel TNI AL Tahun 2018 Berkunjung ke Mako Lantamal VI

Baca: Selama Masa Kampanye, Caleg Demokrat Soppeng Ini Sudah Habiskan Rp. 6 Juta

Baca: 19 Tahun Warga Desa Garaupa Raya Selayar Tidak Menikmati Listrik

Apresiasi atas semangat kerja jajaran penyelenggara pemilu di Mamasa, mulai Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga KPU kabupaten.

Ketua KPU RI, Arief Budiman di ruang kerjanya di kantor KPU RI jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin, 17 Desember 2018, menerima kunjungan anggota KPU Sulbar, Farhanuddin bersama anggota KPU Mamasa, Harun Al Rasyid dan kepala Sub Bagian Data dan Anggaran KPU Mamasa, Yeni L. Buntuarruan.

"Informasi yang saya terima sudah lebih 900 kali gempa di sana (Mamasa), salam ya sama semua teman - teman di Mamasa, saya berkeinginan juga untuk ke sana (Mamasa), ini masih cari waktu," kata Arief.

Anggota KPU Mamasa, Harun Al Rasyid menjelaskan kepada ketua Arief Budiman, saat gempa mulai terjadi awal November, jajaran penyelenggara pemilu mulai di tingkat PPS desa/kelurahan hingga operator data tingkat kabupaten tengah melakukan pemutakhiran data pemilih.

"Karena gempa masih terus berlangsung sampai sekarang, kami memilih lebih banyak berkantor di dalam tenda di halaman, sekarang kantor kami retak - retak," kata Harun menyampaikan laporan ke ketua Arief Budiman.

"Untuk rekap pemilih terakhir yang juga beriringan dengan gempa, tetap dapat singkron dengan Sidalih, selain kami kerjakan (tahapan data) di dalam tenda, kami juga pernah menggelar pleno data di kompleks Bandara menjauhi titik pusat gempa," jawab Kasubag Yeni saat ditanya ketua Arief Budiman tentang progres Sidalih Data Pemilih di Mamasa.

Halaman
Penulis: herson bongga karaeng
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved