SC Foundation Bareng Pemprov Sulsel Bahas Isu Lingkungan di Sheraton Makassar

Sulawesi Community Foundation (SCF) bekerjasama Pemprov Sulsel menyelenggarakan Workshop dengan tajuk pengarusutamaan pengelolaan sumber daya alam

SC Foundation Bareng Pemprov Sulsel Bahas Isu Lingkungan di Sheraton Makassar
Saldy Tribun-Timur
Sulawesi Community Foundation (SCF) bekerjasama Pemprov Sulsel menyelenggarakan Workshop dengan tajuk pengarusutamaan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dalam perencanaan pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Selatan. 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Sulawesi Community Foundation (SCF) bekerjasama Pemprov Sulsel menyelenggarakan Workshop dengan tajuk pengarusutamaan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dalam perencanaan pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Selatan.

Acara yang berlangsung di Four Points by Sheraton Jl Andi Djemma, Makasssar, Rabu (5/12/2018) ini dihadiri sejumlah pihak, diantaranya Asisten III Pemprov Sulsel Ruslan Abu, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Sulsel Prof Yusran Yusuf, Direktur Lingkungan Hidup Bappenas RI Medrilzam, dan Asia Foundation Erman.

Baca: Begini Suka Duka Furry Agustina Jadi Relawan Pendidikan

Baca: Kantor Imigrasi Makassar Tangkap Dua Warga Bulgaria Pembobol ATM

Program Manager SCF, Awaluddin (38) mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar bagaimana kedepan provinsi Sulsel menjadikan issu lingkungan sebagai program prioritas.

"Salah satunya yang bisa dilakukan pastinya saat menyusun rpjmd rancangan pembangunan jangka menengah daeah), yang harus mempertimbangkan dan memeperhatikan issu lingkungan yang berkembang di masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, saat ini ibukota provinsi menjadi sorotan para aktivis lingkungan terkait dengan limbah industri restoran.

Baca: Pelatih PSM Makassar Robert Ngaku Punya Bukti Skandal Pengaturan Skor: Yang Terlibat Masih Terlihat

Baca: Main Tarkam di Barru Ajang Seleksi Pemain Asing yang Ditangkap Imigrasi Parepare

Tak hanya itu, issu soal sampah juga harus menjadi perhatian, agar aktivitas keseharian masyarakat bisa hidup nyaman dan sehat.

"Dampak negatif banyak jika berbicara soal lingkungan, selain kesehatan, juga mempengaruhi kualitas air, misal bermuara ke laut. Nah otomatis ikannya tidak sehat, dan itu akan dikonsumsi manusia," katanya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

i
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved