Begini Suka Duka Furry Agustina Jadi Relawan Pendidikan

Menjadi relawan merupakan panggilan hati manusia untuk menolong dan berbagi kesesama yang membutuhkan.

Begini Suka Duka Furry Agustina Jadi Relawan Pendidikan
nur fajriani/tribun timur
Furry Agustini (22) relawan pendidikan di Komunitas RBA. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nur Fajriani R

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menjadi relawan merupakan panggilan hati manusia untuk menolong dan berbagi kesesama yang membutuhkan.

Hari ini, Rabu (5/12/2018) diperingati sebagai Hari Relawan Internasional.

Baca: CPNS 2018 - Kebutuhan Guru Mendesak, Dinas Pendidikan Sidrap Berharap pada PP No.49/2018

Baca: Seminar International Festival I Lagaligo Akan Diramaikan Pemateri Internasional

Cerita pengalaman menjadi relawan hadir dari berbagai kalangan. Salah Satunya Furry Agustini (22) relawan pendidikan di Komunitas RBA.

" Ketika niat kita ikhlas untuk membantu dan belajar pada lingkungan sosial, pasti rasanya bahagianya luar biasa," katanya kepada Tribun Timur, Rabu (5/12/2018)

Hal yang paling menyenangkan jadi relawan menurut Furry adalah saat terjun ke masyarakat dan merasakan nikmat syukur atas apa yang telah dimiliki.

" Ketika kita jadi relawan, dan melihat masyarakat hanya memakai pakaian seadanya. Malah membuat kita merasa bersyukur atas apa yg dimiliki," tambahnya.

Duka juga dirasakan. Seperti harus rela berpanasan. Jika jadi relawan di daerah terpencil harus rela makan seadanya, dan tidur tidak nyaman.

" Tapi karena menjadi relawanlah sebenarnya kita terbentuk kuat dan menghilangkan rasa manja berlebihan," katanya.

Baca: Main Tarkam di Barru Ajang Seleksi Pemain Asing yang Ditangkap Imigrasi Parepare

Baca: Dinilai Hanya Pajangan, Warga Desak Bupati Mamuju Tengah Copot Kades Lara

Sebagai relawan pendidikan Ia berharap pendidikan di Indonesia dapat merata.

Halaman
12
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved