Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jokowi Ikut Angkat Map Hijau PBB Yusril di Istana Bogor, Padahal 5 Kali Yusril 'Melawan'

empat pekan setelah jadi pengacara resmi TKN Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra kini menyatakan dukungan partainya, PBB, ke incumbent presiden.

Penulis: Abdul Azis | Editor: Thamzil Thahir
PORTAL ISLAM
Yusril Ihza Mahendra dan Joko Widodo. 

 YUSRIL Ihza Mahendra (62 tahun), akhir pekan ini, kembali jadi pokok pemberitaan nasional.

Setelah resmi jadi pengacara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-JK, awal November 2018 lalu, berselang 4 pekan kemudian, Yusril menyatakan dukungan partai politik pimpinannya, Partai Bulan Bintang, bergabung bersama 7 parpol (PDIP, Nasdem, Golkar, PKB, PPP, Perindo dan PSI), jadi pendukung pasangan ini di Pilpres 2019 mendatang.

Tak cuma Jumatan bersama Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jumat (30/11/2018) siang, foto Yusril  dan presiden yang duduk di ruang tamu, dipublikasi langsung kepada 13,9 juta pengikut @jokowi di akun Instagram ber-blue tick” sang presiden.

"Bertemu kawan lama, Bapak Profesor Yusril Ihza Mahendra, di Istana Bogor, siang menjelang salat Jumat tadi. Sudah lama saya mengenal Prof. Yusril, semenjak saya masih di Solo.Hubungan kami tetap berlanjut sampai saya pindah ke Jakarta. Saya bahkan pernah bertamu ke kediaman beliau," tulis mantan Walikota Solo dua periode itu, Sabtu (1/12/2018).

Sebelum berangkat jumatan, di ruang tengah Istana Bogor, ada cerita menarik. Di depan meja, Yusril meletakkan map hijau tua bertulis Partai Bulan Bintang (PBB).

Yusril  salah seorang pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB.

Tentang map hijau tua di Istana Negara ini, juga sempat membuat mantan Sekretaris Negara era Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (2004-2007), ini kagok.

Dari sebuah potongan video TV berita terlihat, sebelum Yusril duduk di kursi, dia keluar dari ruangan, sekitar 8 langkah dari tempat Jokowi menanti. Di depan Jokowi sudah menanti belasan wartawan istana.

Yusril  berjalan mendekati Jokowi. Map hijau tua itu dia tenteng, sebelum dia letakkan di meja.

Jokowi menyambut lalu mempersilakan Yusril duduk.  Kala Jokowi ikut duduk, Yusril coba memindahkan posisi map PBB ke rak bawah meja.

Baca: Yusril Gabung Jokowi-Maruf, Caleg PBB Parepare Sebut Ini Musibah

Namun, Jokowi merespon dengan lelaku. Ia ikut memegang map Yusril untuk dipindahkan kembali ke atas  meja jati itu.

Map berlogo PBB itu juga sekaligus mengisyaratkan arah dukungan partai politik nihil-kursi di parlemen pusat (DPR) itu, akan mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres, Juli 2019 mendatang. Yusril menyebut, Januari 2019 nanti, partai yang kembali dia pimpin 2015 setelah vacuum 10 tahun (1998-2005), akan menggelar rapat kerja nasional bersama 24 DPW PBB se-Indonesia, untuk menyatakan dukungan ke pasangan nomor urut satu ini.

Selain pandangan hukum ketatanegaraannya, Yusril tak jauh dari kontroversi langkah politik. Selama lima tahun terakhir, Yusril memposisikan diri berseberangan dengan rezim Jokowi. 

Bahkan, di pemilu presiden 2014 lalu, Yusril tercatat menjadi tim pengacara pasangan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa. Kala itu head to head dengan pasangan Jokowi-JK.

Pria kelahiran Mangar, Belitung ini  jadi pembela Prabowo-Hatta yang menggugat sengketa hasil pilpres di KPU.   

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved