Gubernur Nurdin Abdullah Setujui Insentif Guru Honorer Rp 10 ribu Per Jam, Baca Selengkapnya!

Jufri mengungkapkan adapun pos anggaran untuk guru honorer ini bisa utuh seperti sebelumnya, karena perintah Gubernur.

Gubernur Nurdin Abdullah Setujui Insentif Guru Honorer Rp 10 ribu Per Jam, Baca Selengkapnya!
abdiwan/tribuntimur.com
Gubernur Sulsel Prof Dr Nurdin Abdullah bersama ribu-an guru se Sulsel ikut jalan sehat yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Sulsel bekerja sama dengan IGI dan PGRI Sulsel di jalan Jendral Sudirman Makassar, Minggu (25/11/2018). Nurdin menegaskan insentif guru honorer 2019 sebesar Rp 10 ribu per jam. 

Jika guru (PNS) sudah habis di sekolah siapa yang gantikan kata None. Tentunya kata dia adalah, itu tak lain guru honorer.

Baca: Legislator Sulsel Minta Pemprov Tetap Anggarkan Gaji Guru Honorer

Baca: 12 Tahun Jadi Guru Honorer, Arwini Savitri Bertahan Karena Muridnya

Terkait dengan insentif guru honorer, Forum Dosen Makassar yang didalamnya tergabung sejumlah akademisi dari lintas kampus melakukan dialog terbuka yang membahas tentang insentif Guru Honorer yang rencananya akan di pangkas oleh Pemprov Sulsel.

Mereka yang hadir Kadis Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Sulsel Prof Yusran Yusuf, Dosen UIN Alauddin Qasim Mattar, Dosen Unismuh Dr Amir Muhiddin.

Rektor UNM Prof Husain Syam, mantan Rektor UNM Prof Arismunandar, Ketua KIP Sulsel Aswar Hasan, Dosen Unhas Adi Suryadi Culla, Ketua LPMP Sulsel Abdul Halim Muharram, dan Ketua Psikolog Indonesia Sulsel Asniar Khumar.

Lantas apa harapan mereka kepada guru honorer dan pemerintah?

Rektor UNM Prof Husain Syam mengatakan soal guru honorer mungkin harus ada kebijakan baru yang bisa mematenkan nasib dan kesejahteraan mereka.

Diangkat Jadi PNS?

Menurutnya tidak perlu lagi ada guru honorer, yang ada ini sebaiknya diikat dengan negara atau mengangkat mereka sebagai PNS.

Indikatornya tak lain adalah minimnya guru PNS yang semakin hari bertambah pensiun.

Baca: Hasil Tes SKD CPNS Kabupaten Barru 2018, Satu Penyandang Disabilitas dan Guru Honorer K2 Lolos

Baca: Guru Honorer Demo & Berani Nginap di Depan Istana, Perlakuan Presiden Jokowi & Pihak Istana Disoroti

"Yang penting saat ini adalah produksinya (Guru yang dibutuhkn)," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved