Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PT Vale Indonesia Larang Petugas SPBU Layani Kontraktornya Isi BBM Bersubsidi

Petugas SPBU diminta tidak melayani kontraktor PT Vale Indonesia yang hendak mengisi BBM bersubsidi di setiap SPBU.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Waode Nurmin
Humas dan Protokol Luwu Timur.
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam inspeksi mendadak (sidak) Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu (24/11/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Petugas SPBU diminta tidak melayani kontraktor PT Vale Indonesia yang hendak mengisi BBM bersubsidi di setiap SPBU.

PT Vale Indonesia Tbk telah melaksanakan ketentuan peraturan pemerintah terkait kewajiban perusahaan menggunakan bahan bakar yang diperuntukkan khusus untuk kalangan industri.

Baca: Warga Luwu Utara Ini Tak Kapok Mencuri Walau Sudah 3 Kali di Penjara

Baca: Usai SKD, Inilah Jadwal Tes SKB CPNS yang Resmi dari BKN, Segera Laporkan ke Orangtua

Untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi keperluan menjalankan operasi dan kendaraan, PT Vale melakukan pembelian langsung BBM industri ke Pertamina.

"Sejak dahulu, kendaraan PT Vale selalu memakai BBM industri dari SPBU milik Perusahaan yang terletak di area kantor pusat operasional PT Vale," terang Bayu Aji, Senior Manager Communications PT Vale dalam rilisnya ke TribunLutim.com, Senin (26/11/2018).

Peraturan tersebut juga berlaku bagi para kontraktor yang mendapat pekerjaan di lingkungan PT Vale Indonesia Tbk.

Perusahaan telah mencantumkan klausul dalam kontrak bahwa kontraktor harus memakai BBM industri untuk menjalankan operasionalnya.

Imbauan mengenai pemakaian BBM industri juga senantiasa disampaikan kepada kontraktor dalam berbagai kesempatan.

"Namun demikian, kami tidak dapat mengawasi terus-menerus oknum kontraktor yang mencoba melakukan pengisian BBM di SPBU umum.

PT Vale akan melakukan tindakan yang dianggap perlu, berdasarkan kontrak kerja yang ditandatangani, jika perusahaan menemukan bukti yang meyakinkan melalui laporan ke departemen Contract Admin.

Bahwa kontraktor yang bekerja untuk PT Vale memperoleh BBM dari sumber yang tidak sah. "Kami harap, semua pihak dapat menaati regulasi. Oknum kontraktor tidak membeli BBM bersubsidi,"

"Demikian juga operator SPBU tidak melayani pengisian BBM bagi kendaraan yang seharusnya memakai BBM industri," imbuh Bayu Aji.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam inspeksi mendadak (sidak) Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu (24/11/2018) pagi.

Di SPBU dekat Bandara Sorowako tersebut, Irwan melihat antrean kendaraan mengular hingga 2 kilometer ke jalan.

Berdasarkan temuan Irwan, antrian BBM disebabkan kelangkaan pasokan BBM ke SPBU tersebut.

Kelangkaan BBM juga disebabkan ulah kontraktor PT Vale Indonesia yang juga mengisi BBM di SPBU Sorowako.

"Saya ingatkan PT Vale Indonesia agar menertibkan kontraktornya. Berikan teguran. Jangan mengambil jatah BBM masyarakat," kata Irwan.

Padahal kata dia, BBM tersebut hanya diperuntukkan untuk masyarakat bukan untuk kalangan industri.

Baca: Gelar Workshop Pengamanan Informasi, Sekda Wajo Harap Tak Ada Informasi Negara Bocor

Baca: 7 Fakta Mahasiswa Makassar yang Tangannya Putus Ditebas Begal Sadis, Sempat Dikira Korban Mutilasi

Irwan juga menemukan petugas SPBU yang melayani pengisian BBM pakai jerigen.

"Boleh melayani jerigen kalau mengantongi surat rekomendasi untuk penggunaan kapal penyeberangan raft. Selain itu tidak boleh," kata Irwan ke petugas SPBU.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved