BREAKING NEWS: Kakek yang Tinggal di Gubuk Reyot di Maros, Bakal Dapat Uang Setiap Bulan

Dinsos juga akan menyiapkan perlengkapan makanan dan peralatan dapur, serta tempat tidur untuk Kacong, di rumah barunya.

BREAKING NEWS: Kakek yang Tinggal di Gubuk Reyot di Maros, Bakal Dapat Uang Setiap Bulan
tribun timur/ansar lempe
Dinas Sosial bersama relawan PMI Maros dan warga, merenovasi gubuk reyot yang dihuni oleh kakek Kacong di Dusun Manrimisi Lompo, Ddsa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru, Jumat (23/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Setelah merenovasi gubuk reyot milik kakek Kacong di Dusun Manrimisi Lompo, Desa Nisombalia, Kecamatan Maros Baru, rampung, Dinas Sosial akan fokus pada kesehatan pria berusia 82 tahun tersebut.

Plt Kepala Dinas Sosial Maros, Ferdiansyah mengatakan, Jumat (23/11/2018) pihaknya akan melakukan pendampingan khusus bagi Kacong dan putranya, Manga (51) yang mengalami gangguan kejiwaan.

Termasuk, mendaftarkannya ke Program Keluarga Harapan (PKH), lanjut usia. PKH tersebut akan diteria Kacong per triwulan.

Baca: Kakek 82 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot Viral, Kadus Manrimisi Lompo Maros Keberatan

Baca: Hanya 400 Meter Dari Rumah Kades, Dua Kakek di Maros Hidup di Gubuk Reot

Dinsos juga akan menyiapkan perlengkapan makanan dan peralatan dapur, serta tempat tidur untuk Kacong, di rumah barunya.

"Kami tetap lakukan pendampingan. Meski dikasi bantuan seperti KIS dan lain-lain, mereka juga tidak tahu cara menggunakannya," katanya.

Baznas juga sudah mendata dan akan memberikan bantuan setiap bulan kepada Dg Kacong.

Daeng Kacong, seorang kakek Dusun Manrimisi Lompo, Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru, Maros, duduk di gubuk reotnya.
Daeng Kacong, seorang kakek Dusun Manrimisi Lompo, Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru, Maros, duduk di gubuk reotnya. (ansar/tribunmaros.com)

Kacong bersama anaknya sudah tinggal di gubuk berukuran sekitar 3x4 meter itu selama 20 tahunan.

Kesehariannya, mereka bertahan hidup dengan mengharap bantuan dari warga sekitar. Sementara pihak desa, terkesan cuek. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Ansar
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved