VIDEO: Telur Naik di Pasar Pa'baeng-baeng Makassar

Namun, menurutnya, hingga H-1 jelang perayaan Maulid, pembeli telur di lapak jualannya masih cenderung normal. Belum ada peningkatan.

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Telur rebus, salahsatu penganan yang kerap ditemui di perayaan Maulid Nabi Muhammad.

Jangan heran ketika pada moment Maulid, harga telur ayam merangkak naik.

Seperti terpantau di Pasar Pa'baeng-baeng, Makassar, Senin (19/201/2018), atau sehari jelang kelahiran Nabi Muhammad yang jatuh pada tanggal 20 November 2018.

Salahsatu penjual telur ayam yang dihampiri, Udin (45), mengungkapkan kenaikan harga telur jelang peeayaan Maulid mulai terjadi sepekan terakhir.

"Dulu saya jual Rp 38-40 ribu per rak, sekarang ini Rp 45 ribu per rak karena sekarang modal Rp 42-43 ribu baru sampai disini. Ini naik sebelum maulid ini dan harga ini sudah termasuk puncaknyami ini," kata Udin.

Telur ayam yang dijual Udin berasal dari peternak yang ada di Kabupaten Sidrap, utara kota Malassar.

Menurut Udin, kenaikan harga dipengaruhi momentum perayaan Maulid Nabi Muhammad.

Namun, menurutnya, hingga H-1 jelang perayaan Maulid, pembeli telur di lapak jualannya masih cenderung normal. Belum ada peningkatan.

"Biasa-biasaji ini, belum ramai baru sekitar 30-an rak yang laris. Biasanya itu ramai kalau puncaknya sekitar bulan 12 (Desember) disitu biasa ramai pembeli, bisa sampai 100 rak per hari yang habis," ujarnya.

Untuk harga perbiji, telur ayam yang dijajakan Udin seharga Rp 1.500.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved