Ada Pria Suka Pajaki Pengendara di Pettarani, Ini Kata Polisi di Pos Lantas

Pria yang diduga mengalami gangguan jiwa itu, berdiri di ujung trotoar jalan dan memajaki satu-persatu pengendara yang melintas.

Ada Pria Suka Pajaki Pengendara di Pettarani, Ini Kata Polisi di Pos Lantas
muslimin/tribunjeneponto.com
Personel Satlantas Polrestabes Makassar di pos lalu lintas Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (19/11/2018) 

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Pengendara dibuat was-was dengan kehadiran pria  di ujung Jalan AP Pettarani-Jl Sultan Alauddin, Makassar, Senin (19/11/2018).

Pria yang diduga mengalami gangguan jiwa itu, berdiri di ujung trotoar jalan dan memajaki satu-persatu pengendara yang melintas.

Sambil membawa pistol mainan yang diselipkan di pinggangnya, kakek yang juga meneteng bongkahan batu itu menahan satu-persatu pengendara mobil yang melaju dari arah Jl AP Pettarani menuju Jl Sultan Alauddin.

Beberapa pengendara mobil terlihat menurungkan kaca mobilnya dan memberi uang, lantaran sang kakek melakukan gerakan yang seolah ingin melakukan pelemparan.

Sementara pengendara motor yang kebanyak terlihat was-was dengan cara  menjauh dari depan sang kakek.

Posisi pria bertopi itu tidak begitu jauh dari pos Lalu Lintas ujung Jl Pettarani. Jaraknya hanya berkisar 20an meter.

Lalu apa tanggapan personel Satlantas Polrestabes Makassar di pos lalu lintas Jl AP Pettarani?

"Kalau seumpama datang polisi kesitu lariki, karena kita usirki," kata Aiptu Kamaruddin.

Sementara Danton Lalu lintas Polrestabes Makassar, Aiptu Arfin, mengungkapkan keberadaan pria yang tidak diketahui identitasnya itu kerap membuat pengendara was-was.

"Barupi lagi datang itu, pernah menghilang tapi datang lagi tadi," ujar Aiptu Arifin.

Sementara seorang personel Sat Lantas lainnya, mengungkapkan keberadaan pria yang diduga mengalami gangguan jiwa itu harus ditertibkan oleh Dinas Sosial.

"Depsos kan harusnya yang menertibkan seperti itu," ujarnya yang enggan menyebut nama.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved