Menteri Rini bakal Hadiri Soft Launching Makassar New Port

Soft launching proyek strategis nasional tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan ekspor direct call Makassar-Eropa dan Makassar-Amerika.

Menteri Rini bakal Hadiri Soft Launching Makassar New Port
sanovra/tribuntimur.com
Sejumlah pekerja mengerjakan proyek pembangunan Makassar New Port (MNP), di Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar, Rabu (12/9) Magrib. Pembangunan MNP sangat penting untuk menopang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya Makassar dan Sulsel yang ditargetkan selesai dibulan Oktober untuk siap uji Oprasional. Reklamasi sebanyak 50-60 hektar dengan panjang dermaga 360 meter dengan draf sedalam 16 meter diharapkan bisa mengelola kontainer sebanyak 500 ribu sampai 1 juta. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M Soemarno dijadwalkan akan hadir pada soft launching Makassar New Port (MNP) di Jl Sultan Abdullah Raya, Buloa Tallo Makassar, Jumat (2/11/2018).

Soft launching proyek strategis nasional tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan ekspor direct call Makassar-Eropa dan Makassar-Amerika.

Baca: Daihatsu Cari Bibit Berbakat Bulutangkis di Manado

Baca: Nurdin Abdullah Kagumi Produksi Garam Jeneponto

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi didampingi Dirut Pelindo IV Doso Agung disela mengunjungi proyek pembangunan Makassar New Port (MNP), di Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar, Rabu (12/9) Magrib. Pembangunan MNP sangat penting untuk menopang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya Makassar dan Sulsel yang ditargetkan selesai dibulan Oktober untuk siap uji Oprasional. Reklamasi sebanyak 50-60 hektar dengan panjang dermaga 360 meter dengan draf sedalam 16 meter diharapkan bisa mengelola kontainer sebanyak 500 ribu sampai 1 juta
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi didampingi Dirut Pelindo IV Doso Agung disela mengunjungi proyek pembangunan Makassar New Port (MNP), di Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar, Rabu (12/9).  (sanovra/tribuntimur.com)

Di mana keempat ekportir, PT Mega Putra Sejahtera, KJUB Puspeta Luwu, CV Adi Tirta, dan CV Harapan Utama mengekspor komuditi biji kopi, rumput laut, dan kayu olahan bervolume 200,92 ton dengan nilai US$ 895.450,98 setara Rp 13,521 miliar.

Perwakilan Pelindo IV, Edy DM Nurseman pada rapat teknis di ruang rapat Asisten II Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo menuturkan, sudah mempersiapkan seluruh agenda soft launching tersebut.

Sejumlah pekerja mengerjakan proyek pembangunan Makassar New Port (MNP), di Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar, Rabu (12/9) Magrib. Pembangunan MNP sangat penting untuk menopang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya Makassar dan Sulsel yang ditargetkan selesai dibulan Oktober untuk siap uji Oprasional. Reklamasi sebanyak 50-60 hektar dengan panjang dermaga 360 meter dengan draf sedalam 16 meter diharapkan bisa mengelola kontainer sebanyak 500 ribu sampai 1 juta.
Sejumlah pekerja mengerjakan proyek pembangunan Makassar New Port (MNP), di Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar, Rabu (12/9) (sanovra/tribuntimur.com)

Baca: ALHAMDULILLAH, Gaji TNI Polri dan Seluruh PNS Naik Tahun 2019, Ini Penjelasan Resminya

"Kita rencananya mulai sudah jumatan. Ada 160-an undangan yang kita sebar. Bu Menteri Rini dijadwalkan hadir untuk me-soft launching MNP, juga melepas Direct Call Eropa dan Amerika Serikat," katanya.

Halaman
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved