Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Profil Marwah Daud Ibrahim, Cendikia Sulsel, Ex-Cawapres, Tersandung Kasus Dimas Kanjeng
Siapa kah Marwah Daud Ibrahim Ini? Berikut data diri, karir, pendidikan tinggi, penghargaan, media sosial, dan kasusnya.
Penulis: Ina Maharani | Editor: Ina Maharani
Makassar, Tribun - Salah satu tokoh wanita asal Sulsel yang dikenal di Indonesia, bahkan dunia internasional, adalah Marwah Daud Ibrahim.
Seperti dilansir wikipedia.com, Marwah Daud dikenal cerdas sejak sekolah dasar. Ia tak sampai kelas enam, karena begitu menginjak kelas lima ia ikut ujian akhir, dan lulus sebagai juara. Marwah muda kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Pacongkang, dan lulus 1970. Selanjutnya ia menginjakkan kakinya ke SPG Negeri Soppeng, Namun di kelas dua dia pindah ke SPG Negeri I Ujung Pandang, lulus tahun 1973
Pada tahun 1974 untuk pertamakalinya dia berkunjung ke Jakarta dan masuk Istana Negara atas undangan Kepala Negara. Ia terpilih sebagai pelajar teladan se Sulawesi Selatan.
Baca: TRIBUNWIKI: Jelang Pemilihan Umum, Ini Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019
Baca: TRIBUNWIKI: 1995-2018 Ada 29 Kecelakaan Besar Pesawat Indonesia, Ini di 1955-1990 (Ada Pesawat Haji)
Ia banting setir, tidak lagi tergiur mengikuti ayahnya yang menjadi guru. Ia melanjutkan ke Fakultas Ilmu Sosial Politik Jurusan Komunikasi Universitas Hasanudin yang diselesaikan tahun 1981.
Selanjutnya, ia kembali terpilih sebagai mahasiswa teladan se Sulawesi dan mengantarnya ke forum nasional di Jakarta, bertemu kepala negara bersama para teladan se Indonesia. Saat itu juga dia sudah mulai terkenal sebagai seorang aktivisis di kampusnya.
Berbekal beasiswa, ia terbang ke Amerika untuk meraih master di American University, Washington DC, Amerika Serikat, jurusan Komunikasi Internasional, tahun 1982. Namun, sebelumnya ia menikah dulu dengan Ibrahim Tadju, rekan sesama aktivis semasa kuliah di Ujung Pandang. Di Amerika ia pun mengisi waktunya dengan bekerja sebagai asisten peneliti Unesco, dan Bank Dunia.
Begitu meraih gelar Master, ia bekerja di BPPT. B.J. Habibie, ketua BPPT saat itu, memberinya beasiswa ke Amerika lagi. Di universitas yang sama, ia mengambil Komunikasi Internasional bidang satelit, dan meraih gelar doktor tahun 1989 sebagai lulusan terbaik (distinction).
Sekembalinya dari Amerika Serikat, ia bergabung dengan organisasi ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), dengan menjabat sebagai Sekretaris Umum. Selain itu, ia aktif di Partai Golkar, partai yang membawanya ke gedung parlemen
Pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2004, Marwah sempat dipilih sebagai calon Wakil Presiden Indonesia mendampingi KH Abdurrahman Wahid. Namun, pasangan yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa tersebut tidak lolos verifikasi karena berdasarkan tes kesehatan, Abdurrahman Wahid dinilai tidak memenuhi kesehatan.
Siapa kah Marwah Daud Ibrahim Ini? Berikut data diri, karir, pendidikan tinggi, penghargaan, media sosial, dan kasusnya.
Data Pribadi
- Nama lahir: Marwah Daud Ibrahim
- Lahir: Soppeng, Sulawesi Selatan, 8 November 1956
- Kebangsaan: Indonesia (suku Bugis)
- Nama suami: Ibrahim Taju
- Nama anak: Dian Furqani Ibrahim, Akmal Firdaus Ibrahim, dan Bardan Raihan Ibrahim
- Nama ayah: Muhammad Daud
- Nama ibu: Siti Rahman Indang
Pendidikan:
- SD Pacongkang, Sulsel (1967)
- SLTP di Pacongkang, Sulsel (1970)
- SPG Negeri 1 Makassar (1973)
- S1 Univ. Hasanuddin Makassar (1981)
- S2 The American University Washington DC (1984)
- S3 The American University Washington DC
Karier
- Anggota DPR RI
- BPP Teknologi
- Staff KBRI, Washington DC
- Asisten Peneliti Bank Dunia
- Dosen Pasca Sarjana
- Pelatih Utama MHMMD
- Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)
- Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Penghargaan
- Mahasiswa Teladan Universitas Hasanuddin 1979
- Lulusan Terbaik Lemhannas KSA-V 1995
Tersandung Dimas Kanjeng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/marwah-daud-ibrahim_20161005_204209.jpg)