Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: AGH Ambo Dalle, Sejarah dan Perjuangan Pendiri DDI Lengkap dari Lahir Hingga Wafat

Lahir di Wajo, lalu dirikan DDI dan bentuk pesantren di Barru, Parepare, dan Pinrang.

TRIBUNWIKI: AGH Ambo Dalle, Sejarah dan Perjuangan Pendiri DDI Lengkap dari Lahir Hingga Wafat
dok.tribun
Anregurutta Ambo Dalle 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seminar Nasional Penganugerahan Pahlawan Nasional Anregututta KH Abd Rahman Ambo Dalle digelar di Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Parepare, Jumat (26/10/2018) ini.

Seminar digelar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI) Parepare.

Undangan seminar nasional tentang Anregurutta Ambo Dalle di Parepare
Undangan seminar nasional tentang Anregurutta Ambo Dalle di Parepare (dok.tribun)

Masa Kecil
Ambo Dalle dilahirkan di Desa UjungE, Kecamatan Tanasitolo, sebuah kampung di pinggiran Danau Tempe yang terletak sekitar tujuh km dari Kota Sengkang, Ibu Kota Kabupaten Wajo.

Tak tercatat tangga kelahirannya. Dalam berbagai literatur dan data, Sang Maha Guru ditulis lahir pada hari Selasa siang tahun 1900. Ayahnya bernama Puang Ngati Daeng Patobo dan ibunya Puang Candara Dewi (Puang Cendaha).

Saat mengandung, konon Puang Cendaha bermimpi melihat cahaya yang keluar dari perutnya.

Bayi itu diberi nama Ambo Dalle. Dalam Bahasa Bugis, Ambo berarti bapak dan Dalle berarti rezeki. Jadi, Ambo Dalle berarti sumbernya rezeki.

Ambo Dalle mula-mula belajar mengaji pada tantenya, I Midi. Tapi hanya berlangsung 15 hari. Puang Cendaha khawatir Ambo Dalle terpengaruh dengan perilaku anak sebayanya yang lebih banyak bermain saat pergi mengaki di rumah I Midi, maka sang ibu memutuskan mengajari langsung anaknya di rumah sendiri sehingga lebih mudah mengawasinya.

Setamat mengaji, Ambo Dalle dimasukkan mengaji tajwid (massara’ baca) pada pengajian yang diasuh oleh Puang Caco, kakeknya, yang kebetulan Imam UjungE. Selain belajar, ia juga membantu kakeknya mengajari anak-anak lainnya.

Selanjutnya, Ambo Dalle melanjutkan pelajaran tajwidnya (baca pituE), menghafal Al Quran, serta belajar Nahwu dan Sharaf pada H Muhammad Ishaq, ulama setempat yang dikenal ahli dalam bidang ilmu tersebut, selama tiga bulan.

Dalam usia tujuh tahun, Ambo Dalle sudah mampu menghafal Al Quran dengan baik. Sejak itulah ia populer di kalangan masyarakat Tancung dan sekitarnya (Wajo) dan banyaklah anak-anak yang berdatangan untuk belajar mengaji kepadanya.

Halaman
1234
Penulis: AS Kambie
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved