Pengusaha Sambut Baik Terbentuknya Komisi Advokasi Daerah di Sulsel

Pembentukan komite ini salah satu upaya KPK untuk mencegah korupsi khususnya di sektor bisnis.

Pengusaha Sambut Baik Terbentuknya Komisi Advokasi Daerah di Sulsel
handover
KPK menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk Komite Advokasi Daerah (KAD) di Sulsel.

Pembentukan komite ini salah satu upaya KPK untuk mencegah korupsi khususnya di sektor bisnis.

Komite ini dibentuk sebagai forum komunikasi dan advokasi antara regulator dan pelaku usaha.

Dalam forum ini, kedua belah pihak dapat menyampaikan dan menyelesaikan bersama kendala yang dihadapi dalam penciptaan lingkungan bisnis yang berintegritas.

Baca: KPK Bakal Bentuk Komisi Advokasi Daerah di Sulsel, Begini Tugasnya

Pimpinan KPK, Laode M Syarief di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Rabu, (24/10/2018) menuturkan, pebentukan KAD ini sebuah solusi.

“Kami ingin mengajak pemerintah daerah dan pengusaha mencari solusi untuk kendala dalam menjaga iklim investasi di daerah,” katanya.

Pertemuan ini dihadiri para pemangku kepentingan komite advokasi, yakni Pemerintah Provinsi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, ULP, beberapa OPD Provinsi Sulsel.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel, Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel, akademisi dari Universitas Hasanuddin dan Universitas Bosowa.

Baca: MARSS Tagih Janji KPK Tuntaskan Kasus Korupsi di Sulsel

Sebelumnya, Selasa (23/10/2018) KPK menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved