Ibunda Rektor Unhas Prof Dwia Dikebumikan di Patene Besok
Pelayat yang datang tidak hanya keluarga, kerabat, tetapi sejumlah pejabat.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Mahyuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan pelayat memadati rumah duka ibunda Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dwia Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, Hj Junidah, di Jl Kartini, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Selasa (23/10/2018).
Pelayat yang datang tidak hanya keluarga, kerabat, tetapi sejumlah pejabat, dari Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemkot Maikassar, rekan kerja, serta beberapa akademika.
Bahkan nampak hadir dari Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Mahfud MD.
Menurut Sekertaris Rektor Unhas, Suharman Hamzah (40), ibunda Rektor menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 10.35 Wita.Ibunda Rektor Unhas Prof Dwia Dikebumikan Besok
Baca: BREAKING NEWS: Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Berduka
Ia diduga meninggal karena penyakit yang dideritanya selama ini yaitu penyakit sirosis kanker hati.
"Ada penyakitnya, tapi itu baru ditau. Tapi kalau secara umur sudah tua. Kalau tidak salah usianya hampir 80," sebutnya.
Sebelum meninggal, almarhum sempat dirawat di rumah sakit atas penyakit yang dideritanya.
Tidak lama di rumah sakit, ia kembali ke rumahnya.
Jenasah Hj Junaidah saat ini berada di rumah duka di Jl Kartini, Kecamatan Ujung Pandang Makassar.
Rencananya almarhum akan dimakamkan di pekuburan Patene, Makassar, Rabu (24/10/2018).(san)