Gempa dan Tsunami di Palu Donggola

PMI Makassar Akan Bangun Sekolah Darurat di Palu

Guna memastikan hak anak-anak korban gempa dan tsunami Palu dapat segera terpenuhi.

PMI Makassar Akan Bangun Sekolah Darurat di Palu
HANDOVER
District Operational Head Kalimantan Sulawesi, Robby Hikmat Permana, saat menyerahkan secara langsung 7 unit tenda berukuran 6 x 14 meter kepada Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, di markas PMI Kota Makassar, Jl Kandea, Kamis (18/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Keluarga besar PT Hutchison 3 Indonesia selaku pengelola provider 3 (Tri) menyalurkan bantuan berupa tenda platton melalui PMI Kota Makassar.

Tenda tersebut akan digunakan sebagai tenda sekolah guna memastikan hak anak-anak korban gempa dan tsunami Palu dapat segera terpenuhi.

Hal ini diungkapkan District Operational Head Kalimantan Sulawesi, Robby Hikmat Permana, saat menyerahkan secara langsung 7 unit tenda berukuran 6 x 14 meter kepada Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, di markas PMI Kota Makassar, Jl Kandea, Kamis (18/10/2018).

Menurut Robby Bantuan diserahkan, setelah mendapatkan laporan dari PMI Kota Makassar terkait berbagai kebutuhan yang masih sangat dibutuhkan oleh korban gempa.

“Banyak sekolah yang hancur, sementara pendidikan anak harus tetap berjalan, sehingga bantuan berupa tenda ini oleh PMI akan diperuntukkan sebagai sekolah darurat,”ujar Robby dalam rilis, Jumat (19/10/2018).

Selain bantuan berupa tenda, PT Hutchison 3 Indonesia juga menyediakan program donasi bagi pelanggan Tri selama sebulan, dengan menyisihkan kuota mereka bagi korban gempa.

“Donasi terdapat 2 pilihan yakni 1GB dan 500 MB, tiap pembelian kuota 1GB berarti telah mendonasikan sebesar Rp 1.000, dan Rp 500, untuk kuota 500 MB,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Makassar, Deng Ical mengatakan usai tanggap darurat berupa evakuasi dan pendirian posko pengungsi, pihak PMI akan fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi pasca Tsunami Palu.

Salah satu yang PMI Makassar akan lakukan adalah mendirikan sekolah darurat di Palu.

“Insya Allah Minggu depan kami akan mengirim relawan ke Palu untuk melakukan assesmen guna menempatkan posisi sekolah darurat tersebut,” ujar Deng Ical. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved