Langsung Viral Video Gatot Nurmantyo Bahas Ulama Hingga Ngaku Mau Ditangkap
Langsung Viral Video Gatot Nurmantyo Bahas Ulama Hingga Ngaku Mau Ditangkap
Langsung Viral Video Gatot Nurmantyo Bahas Ulama Hingga Ngaku Mau Ditangkap
TRIBUN-TIMUR.COM - Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo digadang-gadang maju Calon Presiden RI 2019.
Namun Jenderal Gatot tidak memiliki partai politik pengusung.
Namun tidak berarti Gatot sepi aktivitas.
Baca: Di Rumah Inilah Evi Masamba Pesta Nikah, Berapa Uang Panaik Juara Dangdut Itu?
Baca: Jadwal Lengkap Pekan ke-9 Liga Inggris, Ada Laga Panas Chelsea vs MU
Baca: BREAKINGNEWS: Polisi Makassar Ditikam di Jembatan Tallo
Beberapa waktu belakangan, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo lebih aktif di media sosial dan sering membagikan video dan pernyataan-pernyataannya.
Kali ini, mantan Panglima TNI itu mengunggah video berisi pidatonya yang membela ulama.
Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo secara terang-terangan menyatakan tidak terima jika ada pihak-pihak yang mencoba mengkriminalkan dan menyudutkan para ulama.
"Sejak awal saya sinis, saya tidak suka, bagi siapapun kalangan yang menyudutkan dan mengatakan ulama radikalk, kriminalulama," ujar Gatot Nurmantyo dengan suara lantang dalam rekaman yang ia share di akun instagramnya yang terverifikasi, pada Rabu (18/10/2018).
Menurut Gatot Nurmantyo, Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 adalah hadiah dari umat Islam sebagai jalan tengah dalam membangun negara Indonesia.
Dasar negara itu, kata Gatot Nurmantyo, meniru Piagam Madiah yang merangkul semua golongan dan semua agama yang ada.
"Kaum Quraisy dirangkul di Madinah. Di sini, agama kristen, hindu, katolik, budha, dilindungi. Tidak pernah diapa-apakan karena Islam adalah rahmatan lil alamin. Rahmat bagi alam, bukan hanya manusia," kata Gatot Nurmantyo.
Karena itu, dia juga meminta umat Islam dan para ulama untuk tetap menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Video yang kembali di-share oleh Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo berasal dari salah satu netizen (warganet), @hengkinugraha.
Ketika membagikan tautan video itu, Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan seorang ulama, KH Syukron Makmun.
"Dalam keadaaan genting umat Islam dengan lapang dada mencoret mengganti syariat Islam dengan Ketuhanan yang Maha Esa," ujar KH Syukron Makmun seperti dikutip Gatot Nurmantyo.