HUT ke 349 Sulsel

Pemuda Pasilambena Selayar Harap Birokrasi di Sulsel Makin Bersih dari Praktik Korupsi

Berharap poin empat dan poin lima program NA bisa terlaksana dengan baik di Kepulauan Selayar.

Pemuda Pasilambena Selayar Harap Birokrasi di Sulsel Makin Bersih dari Praktik Korupsi
HANDOVER
Suharlim 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Sulsel akan merayakan hari jadinya ke-349 pada hari Jumat (19/10/2018).

Pemuda Asal Kecamatan Pasilambena Selayar Suharlim berharap Sulsel kedepan semakin lebih maju. Birokrasinya semakin bersih dari praktik - praktik korupsi atau pungutan - pungutan liar lainnya.

"Beberapa program andalan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman diharap bisa terealisasi dengan baik dan tepat sasaran," kata Suharlim saat dihubungi melalui whatshaap kepada Tribunselayar.com, Kamis (18/10/2018).

Kata dia, bahwa Prof Andalan memiliki lima program utama pertama bantuan permodalan, teknologi dan skill untuk mendukung Hilirisasi pertanian dan perikanan, ke dua Rumah Sakit Regional di enam Wilayah dan ambulans siaga.

"Ketiga, Birokrasi Anti-Korupsi dan Masyarakat madani, ke empat Destinasi Wisata andalan berkualitas Internasional, serta pembangunan Infrastruktur yang menjangkau Masyarakat Desa terpencil," ungkapnya.

Menurutnya dari beberapa program tersebut, ia berharap poin empat dan poin lima bisa terlaksana dengan baik di Kepulauan Selayar.

"Sehingga pemerataan pembangunan bisa menjangkau semua Daerah di Sulsel khususnya Daerah - daerah terluar di Kabupaten Kepulauan Selayar,

"Kemudian dengan Program Destinasi Wisata andalan berkualitas Internasional, diharap bisa menggandeng potensi yang dimiliki oleh Kepulauan Selayar sehingga, apa yang dicita - ciptakan selama ini bisa tercapai dengan efektif. Selanjutnya, program pembangunan Infrastruktur yang menjangkau Masyarakat Desa Terpencil," tuturnya.

Suharlim berharap Daerah terluar di Kepulauan Selayar seperti Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu bisa menjadi prioritas pembangunan kedepan. Baik pembangunan infrastruktur jalan, kesehatan, pendidikan maupun akses pelabuhan yang bisa memicu perputaran ekonomi masyarakat.

"Jujur bahwa Masyarakat disana sangat butuh perhatian serius dari pemerintah, apalagi akses informasi (Tower) yang tidak bisa menjangkau semua Desa di kecamatan. Saya kira dua Kecamatan terluar di Kepulauan Selayar itu juga bagian dari Sulawesi Selatan," katanya. (*)

Penulis: Nurwahidah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved