LLDikti Wilayah IX Sulawesi Tarik 31 Dosennya dari UIT Makassar

Kebijakan LLDIKTI bagi kampus yang masuk kategori taat azas dan kampus sehat adalah memberi bantuan pengembangan SDM.

LLDikti Wilayah IX Sulawesi Tarik 31 Dosennya dari UIT Makassar
sanovra/tribuntimur.com
Kondisi kampus Universitas Indonesia Timur (UIT) yang berada di Jl Rappocini, Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah IX Sulawesi, akhirnya menarik 31 dosen yang dipekerjakan di Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar.

Dosen itu terdiri dari sembilan orang bergelar Guru Besar dan 22 orang bergelar doktor dan magister.

Para profesor beragam ilmu itu  tidak berproses dan lahir di UIT Makassar tetapi merupakan pindahan dari kampus lain.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan LLDIKTI IX Sulawesi Drs Andi Lukman dalam siaran persnya, Kamis (18/10/2018) malam.

Baca: Ijazah dari Kampus Dibekukan Masih Bisa Dipakai, Begini Penjelasan L2Dikti Sulawesi

Kebijakan LLDIKTI bagi kampus yang masuk kategori taat azas dan kampus sehat adalah memberi bantuan pengembangan SDM dosen, bidang kelembagaan dan lainnya, termasuk untuk UIT.

Ketika kampus Universitas Indonesia Timur (UIT), Makassar, belum berstatus pembinaan, beberapa jenis bantuan telah diberikan, antara lain penempatan 31 dosen.

UIT terbilang cukup dimanjakan Kemenristekdikti dengan penempatan sembilan Guru Besar, lebih banyak di banding kampu binaan lainnya.

"Jenis bantuan lain yang telah diberikan selama ini beberapa dosen berstatus dipekerjakan dan dosen tetap yayasan mendapat beasiswa lanjut studi S3 di beberapa pengelola pascasarjana di Indonesia," kata Andi Lukman.

Bantuan lainnya, sejumlah dosen yang meraih hibah penelitian dan skim penelitian.

Halaman
123
Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved