Dituding Tipu Nasabah, Kepala Cabang PT Kontak Perkasa Belum Angkat Bicara
Namun sampai saat ini, Taufan Asmara belum mau angkat bicara terkait tudingan seorang nasabah bernama Waty Dinsie (66) tahun ini.
Tayang:
Penulis: Hasan Basri | Editor: Mahyuddin
Waty Dinsie bersama putranya jadi korban Investasi Perdangangan Berjangka Komoditi
Waty mengatakan saat dirinya didatangi marketing PT Kontak Perkasa Futures di rumahnya, ia tak mendapat penjelasan tentang resiko.
"Yang mereka bicarakan selama ini hanya keuntungan," ujarnya.
Ibu lima anak itu sudah mendatangi perusahaan tersebut namun tidak mendapatkan kepastian soal dana yang dia telah setor.
"Pada 28 september kemarin pak Taufan minta lagi Rp 200 juta, katanya kalau tidak dana saya akan dilikuidasi, tapi saya tidak kasi," katanya.
Ibu Waty mengaku telah berkorban banyak karena menuruti permintaan perusahaan itu.
Selain depositonya di beberapa bank dikuras, rumah dan perhiasannya ia gadaikan.
"Suami saya bahkan sering mengigau soal masalah ini," katanya. (San)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/waty-dinsie_20181017_223725.jpg)