Dituding Tipu Nasabah, Kepala Cabang PT Kontak Perkasa Belum Angkat Bicara
Namun sampai saat ini, Taufan Asmara belum mau angkat bicara terkait tudingan seorang nasabah bernama Waty Dinsie (66) tahun ini.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasan Basri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Laporan kasus dugaan penipuan investasi bodong yang menyeret nama Kepala Cabang PT Kontak Perkasa Fuctures, Taufan Asmara, telah ditangani Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
Namun sampai saat ini, Taufan Asmara belum mau angkat bicara terkait tudingan seorang nasabah bernama Waty Dinsie (66) tahun ini.
Saat ditemui di Kantornya di Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Taufan sudah tidak ada di lokasi.
Nomor telepon selulernya yang dihubungi tidak direspon.
"Besok saja datang pak pagi pagi sekitar jam 8 karena bapak sudah pulang," kata seorang Kasir PT Kontak Perkasa Futures kepada TribunTimur.com, Kamis (18/10/2018).
Baca: Ibu Rumah Tangga di Makassar Tertipu Rp 2 Miliar Investasi Bodong, Begini Modusnya!
Waty dan pengacaranya Tadjuddin Rachman melaporkan perusahaan itu ke Polda Sulsel Selasa (16/10/2018).
Waty Dinsie mengaku telah ditipu kurang lebih Rp 2 miliar.
Ada 3 pihak dari PT Kontak Perkasa Futures yang dilaporkan ibu yang beralamat di Jl Mapala itu.
Masing-masing Fauziah (Marketing), Yuyun Angraini (Wakil Pialang dan Taufan Asmara yang bertindak sebagai Kepala Cabang PT Kontak Perkasa Futures.
"Ketiganya dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan," ujar Tadjuddin RachmanTajuddin Rahman di kantor Tribun Timur, Tabu (17/9/2018).
Sementara itu, Waty Dinsie yang datang ditemani seorang putranya, mengungkapkan jika uang yang dia ia menyetor uang ke perusahaan itu secara bertahap sejak Februari 2018.
Hingga saat ini total uang yang dia setor bersama suaminya mencapai Rp 2,1 M.
Perusahaan ini, kata Waty, mengiming-imingi bonus keuntungan 10-30% perbulannya.
Baca: Kronologi Lengkap Istri Pensiunan BUMN di Makassar Tertipu Rp 2 M Investasi Perdagangan Berjangka
"Saya hanya ingin uang saya kembali," kata istri pensiun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/waty-dinsie_20181017_223725.jpg)