Gempa dan Tsunami di Palu Donggola

Anak Pertamanya Hilang, Begini Cerita Korban Gempa Palu yang Mengungsi di Jeneponto

Saat ini mengunsi di Kampung Muncu-Muncu, Desa Jombe, Kecamatan Turatea, atau 15 kilometer dari pusat kota Jeneponto, Bontosunggu.

Anak Pertamanya Hilang, Begini Cerita Korban Gempa Palu yang Mengungsi di Jeneponto
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Selfi (22) dan suaminya Gunawan (21) korban gempa dan tsunami Palu yang mengunsi di Kampung Muncu-Muncu, Desa Jombe, Kecamatan Turatea, atau 15 kilometer dari pusat kota Jeneponto, Bontosunggu 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Pascagempa dan tsunami Sulawesi Tengah, sejumlah warga kota Palu, Sigi dan Donggala, mengunsi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Seperti yang dilakukan Selfi (22) dan suaminya Gunawan (21) saat ini mengunsi di Kampung Muncu-Muncu, Desa Jombe, Kecamatan Turatea, atau 15 kilometer dari pusat kota Jeneponto, Bontosunggu.

Ditemui di Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selfi dan Gunawan menceritakan betapa dasyatnya gempa dan tsunami yang menerjang kota Palu.

"Saat itu, saya sama suami sama anak empat orang berada di rumah tidur--tidur sore, tiba-tiba lansung gempa, jadi kita tidak bisa berbuat apa-apa, lansung lari saja keluar sama anak-anak semua," kata Selfi warga Jl Anoa, Kota Palu, itu.

Saat gemuruh gelombang tsunami kian mendekat ke pesisir pantai kota Palu, Selfi bersama suami dan anaknya pun berlarian menuju dataran yang lebih tinggi.

"Kita itu hari lari ke gunung, saya gendong anak bungsu saya yang umurnya dua tahun, yang lainnya sama bapaknya sama mertua saya. Cuman ini yang anak pertama lepas dari mertua saya saat lari," ujarnya.

Dalam upaya penyelematan diri bersama keluarganya, ia mengaku kehilangan anak pertamanya.

"Anak pertama saya Anita (8) yang masih kelas enam SD, saya tidak tahu bagaimana kondisinya sekarang. Sampai sekarang saya belum dapat kabar bagaimana kondisinya," ujar Selfi.

Ia memgaku sangat ingin kembali ke kota Palu, untuk mencari keberadaan anak pertamanya itu. Namun Selfi mengaku terkendala biaya.

"Mau sekali kesana (Palu) cari anak saya pak, tapi mau diapa terkendala biaya. Orang disana saya telpon juga belum ada kabar, rumah sudah hancur katanya," ungkap Selfi.

Selfi dan keluarganya mengunsi ke Sulsel dengan menumpangi pesawat hercules milik TNI Angkatan Udara.

Ia saat ini mengunsi di rumah keluarganya di kampung Muncu-muncu, Kecamatan Turatea.

Ia pun berharap mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah Jeneponto.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved