Kongres Kebudayaan Sulsel Resmi Digelar, Bahas Upaya Pelestarian Tradisi
Kongres Kebudayaan Sulawesi Selatan ke dua secara resmi digelar di Aula Tribun Timur, Jl Cendrawasih No.430
Penulis: Hasan Basri | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Kongres Kebudayaan Sulawesi Selatan ke-2 secara resmi digelar di Aula Tribun Timur, Jl Cendrawasih No.430, Makassar, Senin (24/9/2018)
Perhelatan ini dilaksanakan dengan mengangkat tema "Pengarusutamaan Warisan Budaya Bangsa Mempengaruhi Arah Perkembangan Peradaban Dunia.
Ketua Panitia Pelaksana Kongres dalam rilisnya, Halilintar Latief mengatakan kongres Kebudayaan Sulsel kedua merupakan tonggak penting dalam sejarah pengelolaan kebudayaan di daerah ini.
Kongres ini membahas langkah-langkah yang mesti ditempuh untuk melestarikan budaya tradisi di tengah perubahan peradaban dunia yang demikian pesat.
Lebih dari itu, Kebudayaan Sulawesi Selatan kali ini memiliki peran strategis karena merupakan penjaringan pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah (P3KD) yang menjadi dasar pertimbangan bagi para pelaku, pakar dan pemangku kepentingan di bidang kebudayaan.
Dokumen itulah yang dimintakan persetujuan Gubernur Sulawesi yang kemudian untuk disodorkan dalam Kongres Kebudayaan Indonesia, yang akan diselenggarakan pada akhir 2018 ini sebagai rangkaian memperingati 100 tahun Kongres Kebudayaan.
Adapun sebagai pelaksana kegiatan adalah koloborasi antara Pemda Provinsi Sulsel, Forum Pembauran Kebangsaan Sulsel, berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.
Serta lembaga-lembaga adat, LSM Budaya, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.(*)