Antisipasi Kemarau Panjang, PDAM Sinjai Buat Bendungan Buatan
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mulai merasakan dampak kemarau panjang tahun ini.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mulai merasakan dampak kemarau panjang tahun ini.
Direktur PDAM Sinjai, Suratman mengungkapkan bahwa dampak kemarau panjang di Sinjai berefek pada menurunnya debit air saat ini.
Atas kondisi tersebut mereka mencoba melakukan penanganan krisis air tersebut dengan membuat bendungan sementara.
"Kami mencoba mengantisipasi turunnya debit air di Sungai Tangka Sinjai saat kemarau ini dengan membuat bendungan sementara," kata Suratman, Selasa (18/9/2018).
Menurutnya bahwa sudah sekitar sebulan ini perlahan debit air mulai turun dari 200 liter lebih per detik kini dibawah 200 liter per detik karena kemarau yang mengakibatkan sumber mata air di bagian hulu Sungai Tangka Sinjai berkurang.
Selain itu juga disebabkan karena adanya mesin pembangkit listrik air di bagian hulu aliran sungai tersebut sehingga mengganggu aliran air ke sungai tersebut untuk kebutuhan air baku warga ibukota kabupaten.
Atas kekurangan debit air tersebut, PDAM Sinjai segera membuat bendungan sementara jika kemarau ini terus berkepanjangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pdam-sinjai_20180918_141319.jpg)