Viral Video Bendera Merah Putih Dicopot di Apartemen Kalibata, Ini Pernyataan Pengelola & Polisi
Viral Video Bendera Merah Putih Dicopot di Apartemen Kalibata Jakarta, Ini Penjelasan Resmi Pengelola & Polisi
TRIBUN-TIMUR.COM - Viral Video Bendera Merah Putih Dicopot di Apartemen Kalibata Jakarta, Ini Penjelasan Resmi Pengelola & Polisi
Pagi ini atau sejak tadi malam Anda menerima kiriman video Whatsapp mengenai rekaman gambar warga protes pencopotan bendera merah putih?
Sebelum mengambil kesimpulan, mencaci maki, atau menyebar ulang video itu, berikut kronologi lengkap video tersebut diambil menurut polisi dan pengelola apartemen:
Baca: Tak Banyak Yang Tahu, Berikut Kisah 3 Pengibar Bendera Putih Saat Proklamasi 17 Agustus 1945
Baca: Insiden Rok Melorot Saat Upacara HUT ke-73 RI, Begini Penjelasan PJ Paskibra Enrekang
Baca: Cantiknya Ponakan Bupati Barru Saat Hadiri Upacara, Kenalan Yuk!
Sejumlah penghuni Apartemen Kalibata City, Kalibata, Jakarta Selatan, emosi dan memarahi petugas pengelola apartemen, Kamis (16/8/2018).
Alasannya, bendera merah-putih yang dipasang warga di balkon Tower Damar Lantai 12 dilepas oleh petugas pengelola apartemen.
Kemarahan warga itu direkam dan videonya beredar di sosial media sehingga mengundang tanggapan para warganet.
Dalam video itu memperlihatkan sejumlah penghuni Kalibata City bersitegang dengan pria yang diduga pengelola apartemen.
"Pak pak, mas..panggil orangnya ke sini. Jangan mau ribut sama saya, nggak ada urusannya sama saya, panggil orangnya ke sini," kata seorang pria penghuni apartemen, seperti dilihat dalam video, Kamis (16/8/2018).
Tampak pula seorang wanita ikut marah-marah. Sambil memegang bendera merah-putih, dia mempertanyakan mengapa bendera yang dipasang di balkon di unit apartemennya dicopot.
"Saya hanya butuh penjelasan kenapa bendera saya dicopot, kenapa? Mereka yang copot," kata ibu itu sambil menunjuk ke pria di depannya.
"Masuk ke unit, kemudian nyuruh bendera saya dicopot ada apa ini? Yang copot bapak tadi, bukan saya. Ibu itu juga dicopot benderanya," kata ibu itu lagi "Katanya bapak yang suruh?," tunjuk seorang pria berkacamata kepada pria diduga pengelola.
"Kok saya. Kita hanya disuruh, kita hanya terima perintah," tutur pengelola apartemen.
Kemudian, warga mendesak atasan dari pria itu untuk menemuinya.
Video yang viral di media sosial juga memperlihatkan sejumlah penghuni mempertanyakan tindakan pengelola apartemen tersebut.
Seorang ibu bahkan menyatakan akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Alasannya, pengelola telah masuk ke unit apartemennya tanpa izin dan mencopot bendera dipasang di balkon.
Sementara itu, General Manager Kalibata City Ishak Lopung mengatakan, tidak ada pemaksaan dalam mencopot bendera tersebut.
Menurut dia, pengelola awalnya meminta warga yang bernama Nimas yang beredar video di media sosial untuk memindahkan pemasangan bendera yang dipasang di railing balkon dan bracket AC.
Petugas keamanan Apartemen Kalibata City, kata Ishak, datang baik-baik dan meminta izin untuk masuk ke rumah Nimas agar mencopot bendera.
"Tapi setelah petugas sampai bawah, Bu Nimas justru bawa orang ramai dan marah-marah," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-apartemen-kalibata-city_20180817_093952.jpg)