Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkab Barru Akan Periksa Kesehatan Hewan Qurban Pekan Depan

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Barru, Taufik Asykal mengatakan pihaknya saat ini sementara

Penulis: Akbar | Editor: Imam Wahyudi
akbar/tribunbarru.com
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Barru, Taufik Asykal 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Pegawai Dinas Pertanian Pemkab Barru hingga kini belum melakukan survei hewan untuk persiapan qurban di hari raya Idul Adha.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Barru, Taufik Asykal mengatakan pihaknya saat ini sementara menyusun agenda pengawasan atau survei terhadap kesehatan hewan qurban.

"Untuk soal survei hewan qurban kami belum lakukan. Sekarang ini kita masih sementara menyusun agenda soal itu," kata Taufik Asykal kepada TribunBarru.com, saat ditemui di kantornya Jl HM Saleh Lawa, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Senin (6/8/2018).

Taufik mengaku, akan terlebih dahulu menyurat ke Kementerian Agama (Kemenag) Barru sebelum melakukan survei hewan qurban.

"Dalam pengawasan hewan qurban kami bekerja sama dengan Kemenag Barru. Makanya kita mau menyurat dulu ke sana (Kemenag), sekaligus juga akan disampaikan ke masyarakat agar tidak melakukan pemotongan hewan qurban sebelum dilakukan survei," ujarnya.

Pengawasan atau survei hewan qurban tersebut, lanjut Taufik, akan dilakukan dengan cara pemeriksaan kesehatan.

"Dan di dalam survei kesehatan hewan qurban nanti ada beberapa yang diperksa terkait kesehatan hewan, diantaranya mulai pemeriksaan mata, telinga, hidung hingga pencernaan hewan yang hendak diqurbankan," ucapnya.

Dikatakan, hewan dinyatakan sehat bilamana pada matanya terlihat jernih, tidak keluar ingus dari hidung, telinga tidak cacat atau ada bekas guntingan dan pencernaan lancar.

Ditanya soal jumlah hewan qurban di Barru, Taufik menyebut baru sekitar 50 yang terdata.

"Dari tujuh kecamatan, baru dua yang masuk laporannya yaitu kecamatan Tanete Riaja 20 dan Tanete Rilau 30. Sementara lima laporan hewan qurban dari kecamatan lainnya kita masih tunggu," ujarnya.

Taufik memperkirakan, kemungkinan pekan depan baru pihaknya melakukan survei terhadap hewan qurban tersebut.

"Mungkin pekan depan baru bisa karena saat ini kami baru akan menyurat ke Kemenag. Setelah itu sudah selesai baru kita ke lapangan lakukan survei (hewan qurban," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved