Bekraf Developer Day Sharing Developer Muda Makassar

Agar berkesinambungan dalam menembus pasar dunia, diperlukan upaya untuk memperbanyak developer yang berkualitas

Bekraf Developer Day Sharing Developer Muda Makassar
Sanovra/tribun-timur
Deputi infrastruktur badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia Hari Sungkari (berdiri) menjadi pembicara dihadapan peserta Bekraf Developer Day (BDD) 2018 Makassar di Hotel Four Points by Sheraton, Jl Andi Djemma, Makassar, Sabtu (4/8). Mengusung tema Membangun Kemandirian Bangsa melalui Digital, Makassar jadi kota keempat penyelenggaraan BDD 2018. Bekraf menghadirkan sejumlah pelaku, praktisi dan expert industri kreatif digital tanah air. 

Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kiprah developer tanah air yang sukses menembus pasar internasional baru-baru ini menjadi pembuka jalan bagi developer lainnya, sekaligus membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing secara global.

Agar berkesinambungan dalam menembus pasar dunia, diperlukan upaya untuk memperbanyak developer yang berkualitas di berbagai daerah.

Salah satunya, melalui pelaksanaan Bekraf Developer Day (BDD) Makassar di Hotel Four Points by Sheraton Jl Andi Djemma Makassar, Sabtu (4/8/18) yang digagas Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari di sela jumpa pers menuturkan, BDD merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi developer di ibu kota Sulsel ini.

“Industri teknologi aplikasi dan game yang berkembang cukup pesat akan berdampak positif di bidang ekonomi dan sosial budaya sehingga ada kebutuhan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas developer aplikasi dan game,” katanya.

Makassar merupakan kota dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di dunia sebesar 7,9 % pada 2017. Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhannya kembali menyentuh angka 7 yaitu mulai dari 7,0 sampai dengan 7,4% pada tahun ini.

"Sayangnya, kontribusi sektor ekonomi kreatif digital masih kecil. Untuk itu, penyelenggaraan BDD kali ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menggairahkan kembali iklim industri dan ekosistem ekonomi kreatif digital," katanya.

Mengusung tema Membangun Kemandirian Bangsa melalui Digital, Makassar jadi kota keempat penyelenggaraan BDD 2018. Bekraf menghadirkan sejumlah pelaku, praktisi dan expert industri kreatif digital tanah air.

Seperti CEO Digital Happiness Rachmad Imron yang juga pencipta game DreadOut yang sementara produksi untuk diangkat ke layar lebar, CEO Arsanesia Adam Ardisasmita, Asosiasi Game Indonesia Frida Dwi, Samsung Developer Warrior Orlando Nandito, dan Director Samsung R&D Indonesia Risman Adnan.

Ada juga CEO Nusantara Beta Studio Sidiq Permana mengisi sesi aplikasi untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Posisinya sebagai Google Developer Expert Android menambah bobot penyelenggaraan event ini.

Seperti halnya BDD Surabaya, Jayapura, dan Batam, Bekraf juga menggandeng Dicoding Indonesia untuk menyelenggarakan even ini yang didukung Asosiasi Game Indonesia, Dicoding Elite, Google Developer Expert, Intel Innovator, Komunitas ID-Android, Samsung Developer Warrior, dan perusahaan-perusahaan teknologi lainnya di Indonesia.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved