Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BLAK-BLAKAN, TGB Zainul Majdi Ungkap Perasaannya usai Dukung Jokowi

TGB mengaku, keputusan itu ia ambil setelah 4 tahun ia melihat adanya pecah belah umat, terutama pasca Pemilihan Umum Kepala Daerah.

Editor: Sakinah Sudin
TGB dan Jokowi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) menyatakan bahwa dirinya berharap masih di Partai Demokrat.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas TV, TGB terang-terangan mengungkapkan perasaanya usai mendukung Jokowi.

Ia mengatakan bahwa apapun yang terjadi harus disyukuri.

"Soal resiko dukung Pak Jokowi, saya tidak merasa gimana-gimana, biasa-biasa saja, saya menjalani ini dengan banyak syukur dan bersabar, dan selama menyampaikan sesuatu berdasarkan keyakinan dan nilai-nilai islam, apapun bisa dihadapi," ujarnya.

Baca: VIDEO: Janji Sam Aliano Jika Jadi Presiden dan Niat Peristri Veronica Tan Janda Ahok

Baca: 20 Tahun Setia pada Hotman Paris, Sang Asisten Pribadi Kini Punya Sederet Barang Mewah, Lihat Video!

Baca: Mahasiswi di Bandung Mengaku Diperkosa Pria yang Dikenal Lewat Tinder, Begini Kronologinya

Saat ditanya resiko harus keluar dari Partai Demokrat, TGB berharap itu tidak terjadi.

"Mudah-mudahan tidak sampai seperti itu, setiap orang punya rasionalitas masing-masing," ujar TGB yang saat ini menjadi majelis tinggi di partai Demokrat.

Baca: Kisah Pilu, Audey Trinidad dan 4 Anaknya Tewas dalam Kecelakaan, Hanya Sang Istri yang Selamat

Baca: Pertama dalam Sejarah, 3 Besar Orang Terkaya di Dunia Diduduki Pengusaha Teknologi, Ada Bos Facebook

Diberitakan sebelumnya dari Kompas TV, TGB telah memutuskan untuk mendukung Jokowi maju dalam Pilpres 2019.

Keputusan tersebut merupakan sikap pribadinya dan tidak mewakili pihak manapun.

TGB menyatakan, apa yang ia sampaikan adalah semata-mata untuk kepentingan dan kemaslahatan warga Nusa Tenggara Barat.

Baca: Konser Celine Dion, Mulan Jameela Sedih Tak Bisa Nonton, Maia Estianty Bahagia Duduk di Kursi VIP

Baca: Kementan: Indonesia Kembali Ekspor Bawang Merah ke Singapura

TGB mengaku, keputusan itu ia ambil setelah 4 tahun ia melihat adanya pecah belah umat, terutama pasca Pemilihan Umum Kepala Daerah.

"Keputusan ini saya ambil setelah empat tahun saya melihat, menilai dan juga pasca pemilukada serentak kemarin terutama. Saya melihat di beberapa daerah, pembelahan itu sudah begitu terasa.

"Jadi pembelahan antar umat ini luar biasa. Satu mengklaim dialah aspirasi umat dan yang lain bukan umat dan bahkan dengan narasi-narasi dan wacana yang merusak persaudaraan kita," ungkap TGB.

Baca: Andi Putri Batari Pengen Banget Liburan ke Bali, Suka Pantai Soalnya

Baca: Punya Skema Bola Mati Mematikan, Kadisperindag Enrekang Yakin Inggris Rebut Juara Piala Dunia 2018

"Jadi pasca Pemilukada saya melihat wacana-wacana dan orasi yang dikembangkan, dan bahkan itu semakin mengkhawatirkan. Mengutip ayat-ayat perang seakan-akan 2019 itu kita akan perang kurusetra antara Pandawa dan Kurawa."

"Pilihan saya sebagai anak bangsa adalah diam atau bersuara, dan saya memilih untuk bersuara. Ini tidak ada kaitannya dengan jabatan apa-apa," tambahnya.

Baca: Kepala Disperindag Enrekang: Stok Pangan Aman, Inflasi 3,5%

Baca: Jelang Beautiful Malino, Segini Harga Tarif Hotel dan Penginapan di Malino

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved