Kapal Tenggelam di Perairan Makassar
Kesaksian Kapal Tenggelam di Perairan Makassar, Ombak Besar Menghantam
Pihak Kepolisian belum memastikan penyebab tenggelamnya kapal Arsita di perairan Makassar.
Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pihak Kepolisian belum memastikan penyebab tenggelamnya Kapal Motor Arista yang tenggelam di perairan Makassar, Rabu (13/6/2018).
Namun berdasarkan kesaksian salah satu penumpang selamat, Mayang (21), bahwa kapal yang ia tumpangi dihantam ombak besar.
Baca: Ini Daftar 13 Korban Tewas Tenggelamnya Kapal Penumpang di Perairan Makassar
Baca: Pengakuan Korban Selamat Kapal Tenggelam, ke Makassar Niat Beli Keperluan Lebaran
"Seingat saya ada ombak besar yang hantam kapal, tidak lama setelah itu air sudah masuk," tuturnya saat ditemui di Rumah Sakit Jala Ammari TNI AL, Jl Satando.
Dengan cepat kapal yang full muatan penumpang dan barang itu tenggelam.
Mayang berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat dan beruntungnya ia bisa berenang.

"Untung saya bisa berenang, jadi mungkin ada sekitar 15 menit saya berenang langsung ada pertolongan," ungkapnya.
Data sementara sebanyak 13 penumpang tewas akibat kapal tenggelam di perairan Makassar.
"Untuk data sementara ada 13 penumpang yang meninggal," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani.
Adapun rincian korban yakni, 8 orang meninggal di Rumah Sakit Jala Ammari TNI AL, Jl Satando, dan 5 lainnya dinyatakan tewas saat dievakuasi di Pulau Barang Lompo.
Dicky menjelaskan saat ini jumlah penumpang yang diketahui sebanyak 35 orang.
Kapal Penumpang dari Pelabuhan Paotere, Makassar menuju Pulau Barang Lompo tenggelam, Rabu (13/6/2018).
Informasi yang dihimpun kapal tersebut tenggelam sekitar Pukul 12.00 Wita.
Adapun jumlah penumpang diperkirakan sekitar 32 orang.
Tak lama setelah berangkat kapal tersebut tenggelam dan masih terlihat dari arah pelabuhan.