Pilgub Sulsel 2018
Ketua RT/RW dan LPM di Biringkanayya Ramai-ramai Dukung NH-Aziz
NH juga mengaku mendapat informasi bahwa masih banyak dukungan dari ketua-ketua RT/RW dan LPM di 14 kecamatan di Makassar.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 250 orang yang tergabung dalam tim relawan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sulsel Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) mendatangi Rumah Pemenangan NH-Aziz, Jl Mapala, Kota Makassar, Senin (4/6/2018).
"Alhamdulillah, secara spontanitas saya terima kurang lebih 250 RT/RW dari Kecamatan Biringkanayya bersama penasehat dan LPM dan tim relawan NH-Aziz. Mereka ini menyatakan mendukung kami," ungkap Nurdin Halid, Selasa (5/6/2018).
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel tersebut menjelaskan mereka mendukung pasangan NH-Aziz bukan karena dijanjikan sesuatu yang hanya memintingkan kelompok tertentu, tetapi mereka bergabung atas dasar kesadaran diri bahwa program yang ditawarkan NH-Aziz sangatlah dibutuhkan.
"Biringkanaya salah satu kecamatan yang jumlah pemilih banyak. Insya Allah Biringkanaya akan menjadi penentu kemenangan NH-Aziz di Makassar. Dengan demikian, Makassar akan menjadi penentu kemenangan NH-Aziz di Sulsel," ujar Nurdin Halid.
Baca: Ketua Tim BrigadeNA Luwu Tegaskan All Out Menangkan NH-Aziz
Baca: Ketua LPM Tamalanrea Optimis Raup 7 Ribu Suara untuk NH-Aziz
Selain ketua RT/RW dan LPM se-Kecamatan Biringkanaya, NH juga mengaku mendapat informasi bahwa masih banyak dukungan dari ketua-ketua RT/RW dan LPM di 14 kecamatan di Makassar.
Menurut NH, para ketua-ketua RT/RW dan LPM tersebut menunggu jadwal untuk bersilaturahim di Posko Mapala. Survei independen, kata NH sudah mengunggulkan NH-Aziz di Makassar, ditambah dengan dukungan RT/RW akan menjadikan NH-Aziz semakin unggul.
"Mereka bergabung karena program pembangunan NH-Aziz yang ditawarkan. Mereka mengatakan jika Makassar diguyur hujan, maka terjadi banjir, maka mereka memilih NH-Aziz atas konsep yang ditawarkan bisa mengatasi banjir. Pembangunan lain adalah membangun jembatan layang dari Maros ke Makassar," ungkapnya.
Paling menarik, lanjut NH, mereka bergabung mendukung NH-Aziz karena NH-Aziz akan memisahkan dari pada Makassar sebagai kota jasa, dagang, industri, dan pemerintahan. Bukan memindahkan Kota Makassar, tapi memisahkan semuanya, pendidikan, dan lain-lain. Sehingga 25 tahun kedepan, Makassar tidak lumpuh.
"Selain itu mereka tertarik dengan pemberian modal kerja tanpa bunga dan agunan bagi pengusaha mikro dan kecil yang akan menggerakkan ekonomi di lorong-lorong. Termasuk menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya sehingga tidak ada lagi pemuda yang nganggur di Makassar," ujarnya.(ziz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/relawan-pasangan-nh-aziz-mendatangi-rumah-pemenangan-nh-aziz-jl-mapala_20180605_192051.jpg)