Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inikah Lelaki yang Bikin Pendeta Henderson Sembiring Cemburu Hingga Bunuh Rosalia Siahaan?

Sempat menjerit minta tolong dan didengar warga, namun nyawa Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) tak tertolong lagi.

Tayang:
Editor: Edi Sumardi
Pendeta Henderson Sembiring Kembaren, terduga pembunuh Rosalia Siahaan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sempat menjerit minta tolong dan didengar warga, namun nyawa Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) tak tertolong lagi.

Dia ditemukan tewas di kamar mandi Gereja Sidang Rohul Kudus Indonesia (GSRI) Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dengan luka parah di kepala pada Kamis (31/8/2018).

Korban adalah jemaat aktif gereja tersebut, dan dia juga anak angkat dari Pendeta Henderson Sembiring Kembaren (50).

Di bagian belakang rumah ibadah yang berada di Jalan Kebun Sayur Gang Pendidikan Dusun XII, Desa Limaumanis, Tanjung Morawa, tinggal Henderson beserta keluarganya dan juga korban.

Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman sambil menunggu hasil visum korban di RS Bhayangkara Medan mencurigai pembunuhan ini dilatarbelakangi rasa cemburu.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti alu dari kayu yang diduga digunakan pelaku menghabisi nyawa korban.

Baca: Bukan Dibayar, Denny Siregar Ungkap Alasannya Bela Jokowi

Baca: Inilah Doa Malam Nuzulul Quran dan Penjelasan Lengkapnya

Baca: Sudah Terima Bantuan Rp 100 Juta, Bocah Alif Menghilang, ke Mana Dia?

Baca: THR PNS 2018 - Inilah Daftar PNS yang Paling Banyak THR-nya, Sekali Terima Ratusan Juta Rupiah

Seorang saksi berinisial LP mengatakan, sekitar pukul 11.30 WIB, warga yang tinggal di sekitar mendengar teriakan minta tolong dari arah belakang gereja.

“Kami dengar teriakan minta tolong dari belakang gereja, tapi kami takut mendekat,” katanya.

Tak lama, lanjut LP, terlihat Henderson keluar dan langsung menggembok gerbang. Sambil tersenyum, Henderson menyapa warga lalu mengatakan hendak membeli nasi.

"'Sebentar, ya aku beli nasi dulu', Gitu katanya sama kami. Pas kami tanya suara siapa yang minta tolong tadi, katanya suara kucing,” katanya.

Penasaran, begitu Henderson tak terlihat lagi, LP bersama warga lain melompati pagar dan langsung menuju sumber suara.

“Kami tengoklah korban berlumuran darah di dalam kamar mandi, luka kepalanya,” ujar LP.

Sore harinya, Henderson diamankan polisi tanpa perlawanan saat berada di kawasan Harjosari, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang.

"Pelaku sudah kita tangkap, dia mengakui perbuatannya. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku kesal kepada korban karena memakinya. Tapi kami tak percaya, ada sperma di kelamin korban. Kuat dugaan, korban diperkosa sebelum tewas," kata Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (31/5/2018) malam.

"Kita masih melakukan penyelidikan, memeriksa saksi dan menunggu hasil otopsi. Korban tewas dengan luka di kepala dan gorokan di leher, diduga akibat pukulan benda tumpul dan senjata tajam. Kita menyita sepeda motor pelaku, alu, pisau dan pakaian korban," sambungnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved