Pilkada Luwu 2018
Kunjungi Pasar Belopa, Pedagang Minta Calon Bupati Ini Tidak Monopoli Usaha
Dalam kesempatan tersebut, Patahuddin berdialog dengan para pedagang sembari mendengar masukan dan permintaan para pedagang
Penulis: Desy Arsyad | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad
TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Calon Bupati Luwu nomor urut dua, Patahuddin, berkunjung ke pasar sentral Belopa, di Kelurahan Sabe, Kecamatan Belopa Utara, Luwu, Kamis (24/5/2018).
Kedatangan Patahuddin disambut antusias warga dan pedagang yang ada di pasar Belopa.
Dalam kesempatan tersebut, Patahuddin berdialog dengan para pedagang sembari mendengar masukan dan permintaan para pedagang dan warga yang ada di pasar.
Bahkan seorang pedagang pakaian, Kamra, meminta kelak jika terpilih Patahuddin jangan monopoli usaha.
"Kalau saya pak, janganki jadi pedagang kalau terpilih. Apalagi ada program ta baju sekolah gratis. Kasihan kami pedagang, kalau Bupati atau keluarganya jadi pedagang baju, jangan sampai ada monopoli usaha," pinta Kamra kepada Patahudding.
Dalam dialog, Kamra juga meminta penjelasan soal program seragam gratis yang selama ini disampaikan Patahuddin dan Emmy Tallesang saat sosialisasi dan bertatap muka dengan masyarakat.
Mendapat pertanyaan seperti itu, Patahuddin berjanji tidak akan jadi pedagang jika terpilih.
"Sedikitpun niat saya untuk jadi yang kita bilang (pedagang) tidak ada. Insya Allah, saya hadir untuk melayani kita semua. Kalau soal seragam gratis, nantinya yang diuntungkan justru para pedagang," jelas Pata sapaan akrab Patahudding.
Patahuddin juga menjelaskan kehadirannya di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Luwu untuk mendengar langsung masukan masyarakat.
"Denyut nadi perekonomian kita itu ada di pasar, secara langsung kita bisa lihat, komunikasi dan mendengar masukan masyarakat soal pembangunan Kabupaten Luwu kedepan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/patahud_20180524_225908.jpg)