Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel 2018

Prihatin Korban Bom, Prof Andalan Tebar Spanduk #PrayForSurabaya

Pihaknya telah membentangkan spantuk itu di setiap kecamatan dan seluruh kabupaten kota di Sulsel sebagai dukungan terhadap Polri.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Mahyuddin
HANDOVER
Timses Prof Andalan punya cara tersendiri untuk mendukung Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas paham radikalisme atau akrab di sebut terorisme. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Timses Prof Andalan punya cara tersendiri untuk mendukung Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas paham radikalisme atau akrab di sebut terorisme.

Di beberapa ruas jalan, tim Prof Andalan membentangkan spanduk ukuran 1x3 meter.

Tertulis "Kami Mendukung Polri Memberantas Terorisme. Salam Prof Andalan #Pray For Surabaya."

Diketahui tagar pray for Surabaya ini juga ramai digunakan sebagai status omasyarakat di media sosial mereka, baik Facebook, Instagram dan lainnya.

Ketua Timses Prof Andalan Makassar Yanuar Fachruddin mengatakan, pihaknya telah membentangkan spantuk itu di setiap kecamatan dan seluruh kabupaten kota di Sulsel sebagai dukungan terhadap Polri.

Baca: Diungkap Najwa Shihab, Sosok Bermobil Mewah Ini Sering Rapat Misterius di Rumah Bomber Surabaya

Menurutnya, d idalam kesedihan yang kini dilami oleh korban bom bunuh diri di Surabaya, membutuhkan uluran tangan dan dukungan semangat.

"Siapa lagi kalau bukan kita, kapan lagi kalau bukan sekarang. Ini gerakan hati, mereka (korban) juga adalah bangsa Indonesia, walaupun kita beda budaya dan keyakinan kita tetap Indonesia," ungkap Yan sapaannya, , Sabtu (19/5/2018).

Ia menjelaskan makna hadirnya spanduk dukungan terhadap Polri ini dalam rangka misi kemanusiaan.

Baca: 2 Anaknya Tewas, Ibu Wenny Pilih Maafkan Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Surabaya

"Kita sebagai bangsa yang besar menjunjung tinggi nilai agama, perdamaian, dan kebersamaan. Dengan begitu ayo kita mendukung Polri," katanya.

Saat ini, Polri membuka diri kepada masyarakat untuk melaporkan kepada oknum yang dicurigai teroris.

Ciri-ciri teroris diketahui, jika seseorang melakukan tindakan atau aksi yang mejelek-jelekkan NKRI.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved