Mau Sok Akrab dengan Pj Gubernur Sulsel? Panggil Saja Daeng Soni, Jangan Pak Gub
Ia tak akan ragu melarang ASN yang datang terlambat masuk ruangan saat menggelar pertemuan yang dihadirinya.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Mansur AM
Penjual baroncong disapa oleh pembelinya dengan sapaan Daeng. "Berapa ini Daeng?" dan perbincangan berlangsung akrab.
Penjabat Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI ikut bergabung setelah sekitar sejam Soni banyak bercerita tentang pengalamannya sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta dan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara.
"Siap Daeng, Siap Pak Gub," kata Ical saat dialog dengan Soni di sela-sela wawancara.
“Tadi saya dapat pengalaman berharga saat hadiri acara pelantikan di Aula Kantor Gubernur Sulsel. Saat saya datang, rupanya masih banyak pejabat dan pegawai yang belum hadir. Sampai saya harus menunggu sekitar sejam,” ujar Soni dengan mimik serius.
“Perihal ini, saya sudah sampaikan dan menugaskan ke Pak Toto untuk membenahi kedisiplinan ASN lingkup Pemprov Sulsel,” tambah Alumni UGM dan peraih gelar magister Manajemen Pembangunan dari The Asian Institute of Management (AIM) Filipina ini.
Selain soal kedisiplinan waktu dan netralitas ASN lingkup Pemprov Sulsel, ia pun memaparkan beberapa agenda dan program yang akan dilakukan selama enam bulan sebagai Penjabat Gubernur Sulsel.
Apa saja itu? Simak paparan pria kelahiran Tulangagung ini lebih lengkap di koran ini edisi Selasa (11/4/2018) hari ini.
Sayang Kompak
Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan mantan Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang memperlihatkan kekompakannya di acara seremoni pelantikan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel.
Syahrul yang awalnya diberi kesempatan untuk memberikan sambutan, juga ikut memboyong Agus naik ke vodium.
Dengan merangkul tangan Agus, Syahrul sembari sebut jika dirinya tak bisa di pisah dengan Agus Arifin Nu'mang.
"Saya dan Pak Agus tak pernah konflik. 10 tahun memimpin Sulsel kami selalu kompak," kata Syahrul di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.
Menurutnya acara ini sangat penting. Karena itu dirinya ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih karena kepemimpinan dirinya (Syahrul dan Agus) bisa menjadi baik seperti saat ini.
Tercapainya akselerasi, kata Syahrul, karena adanya kekompakan tidak sekedar di internal Pemprov Sulsel saja.
Namun semua unsur negara di Sulsel seperti TNI, Polri, dan politik ikut mendukung kedamaian di Sulsel.