Lewat Program Polisi Care, Kapolres Bone Santuni Tunanetra di Cina
Kadarislam juga memberikan semangat kepada kakek Arfah untuk terus bersabar dalam menghadapi ujian hidup.
Penulis: Justang Muhammad | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang M
TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Kisah pilu Muh Arafah (70), warga Kampung Jennae Dusun Talaga Satu, Desa Lompu, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan yang mengalami kebutaan mendapat santunan Kapolres Bone AKBP M Kadarislam.
Kadarislam mengaku merasa terpanggil usai mengetahui ada tunanetra yang lumpuh dan hidup di gubuk reot.
Muh Arafah yang juga sudah menderita sakit selama lima tahun itu hanya tinggal di sebuah gubuk kumuh berdinding kayu lapuk dan atap bocor.
Duda yang sejak 13 tahun lalu ditinggal istri yang meninggal dunia itu hanya ditemani satu anaknya.
Kadarislam didampingi Kapolsek Cina Akp Erwin dan rombongan melalui program unggulan Polres Bone “Police Care” mendatangi Arafah di gubuknya, Rabu (4/4/2018).
Baca: Personel Brimob Bone Bedah Rumah Milik Tuna Netra di Tibojong Bone
Baca: Dua Hari, Baznas Enrekang Santuni 710 Warga Miskin di 7 Kecamatan
Mereka membantu Arafah yang dananya bersumber dalam gerakan empati Rp 2.000 rupiah yang digiatkan oleh anggota Kepolisian Resor Bone tiap harinya untuk kaum dhuafa.
“Kami mendapat informasi dari warga bahwa ada salah seorang warga Cina yang kondisi kehidupannya memprihatinkan, maka dari itu kami bersama anggota langsung berkunjung ke rumah bapak Arafah,” tutur Kadarislam dalam rilisnya ke tribunbone.com, Kamis (5/4/2018).
Kegiatan rutin ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polisi di Bone terhadap warga yang membutuhkan uluran tangan. Bantuan yang disalurkan oleh rombongan aparat berseragam coklat itu berupa uang tunai dan sejumlah sembako.
Baca: Polsek Enrekang Bawa Sembako ke Gubuk Nenek Sebatang Kara di Panassang
Baca: Ayo Dibantu, Nenek Asal Pujananting Barru Ini Sudah 10 Tahun Tinggal Sebatang Kara di Gubuk Reot
“Alhamdulillah, semoga dengan bantuan yang sedikit ini dapat bermanfaat atau paling tidak dapat meringankan biaya hidup sehari hari beliau,” lanjutnya.
Selain itu, Kadarislam juga memberikan semangat kepada kakek Arfah untuk terus bersabar dalam menghadapi ujian hidup.
“ini adalah ketetapan Allah SWT dan janji Allah akan lebih besar dan mulia bagi orang-orang yang sabar atas musibahnya di akhirat nanti,” katanya.
Sementara itu, Arafah berharap pemerintah dapat membantu membedah rumah reotnya dan berharap bisa kembali melihat agar kembali mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapolres-bone-akbp-m-kadarislam-santuni-tuna-netra-m-arafah_20180405_104533.jpg)