Agar Terhindar Difteri, Ini Tips dari dr Handayani
Media penularan penyakit itu dapat melalui udara dan sentuhan kulit langsung.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Muslimin Emba
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Kasus dugaan suspek difteri ditemukan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Pasiennya berinisial KS (65) yang saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lanto Dg Pasewang, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa (6/3/2018).
"Gejala difteri itu kan ada muncul membran putih, bisa ditonsil, amandel, bisa di faring bisa di naso faring, bahkan bisa masuk lansung di laring," kata dokter spesialis THT rumah sakit RSUD Lanto Dg Pasewang, dr Handayani Sriwardani.
Baca: Pasien Terduga Suspect Difteri Dirawat di RSUD Lanto Dg Pasewang
Baca: Dinkes Sulsel Periksa Pasien Terduga Difteri di RSUD Lanto Dg Pasewang
Lantas bagaimana cara agar terhindar dari difteri itu?
Menurut dr Handayani Sriwardani, ada dua cara yang dapat dilakukan untuk menghindari bakteri atau kuman difteri itu.
"Semua harus higienis, kebersihan diri, kebersihan lingkungan harus dijaga karena penyakit difteri ini memang mudah menular," katanya.
Media penularan penyakit itu, menurut Handayani, dapat melalui udara dan sentuhan kulit langsung.
"Penularannya itu bisa lewat udara saat bersin atau lewat kulit jika difteri kulit. Makanya selain kebersihan juga harus perkuat antibodi atau daya tahan tubuh," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dr-handayani-sriwardani_20180306_215654.jpg)