Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

IMPS Kritik Program Beasiswa Pemkab Soppeng, Ini Sebabnya

Abdul Kadir menilai, persyaratan IPK 3,7 bagi PTN , dan IPK 3,8 bagi PTS, dianggapnya terlalu tinggi.

Penulis: Sudirman | Editor: Ardy Muchlis

TRIBUN-TIMUR.COM,SOPPENG - Alumni Ikatan Mahasiswa Pelajar Soppeng (IMPS) Koperti Universitas Negeri Makassar (UNM) Abdul Kadir, meminta kepada Pemda Soppeng, agar menurunkan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagai salah satu persyaratan menerima beasiswa berprestasi dari Pemda Soppeng.

Abdul Kadir menilai, persyaratan IPK 3,7 bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) , dan IPK 3,8 bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dianggapnya terlalu tinggi.

Abdul Kadir mencontohkan, syarat untuk mendapatkan beasiswa Lembaga Pengelolah Dana Pendidikan (LPDP) minimal hanya ber IPK 3,25.

Begitupula dengan beasiswa masyarakat berprestasi hanya mempersyaratkan IPK 3,25 untuk PTN, dan 3,30 untuk PTS.

"Kami berharap, agar Pemda Soppeng bisa mengikuti persyaratan IPK yang dibuat oleh LPDP dan beasiswa masyarakat berprestasi," tambah Abdul Kadir.

Selain menurunkan IPK, pihaknya juga berharap ada persyaratan tambahan bagi yang ingin menerima beasiswa yaitu, apa sementara dan yang akan dilakukan kedepannya di Soppeng.

Sehingga para mahasiswa penerima beasiswa, bisa langsung memberikan sumbangsih kepada Soppeng.

"Dari sini pemerintah bisa melihat mana pemuda yang betul-betul ingin melihat Soppeng lebih baik. Buat apa IPK tinggi, namun tidak mampu berkontribusi untuk bangsa khususnya di Soppeng," tambah Abdul Kadir.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved