Bandingkan Harta Kekayaan Danny Pomanto Periode 2014 dan 2017, Wajarkah Peningkatannya?
Kekayaan Wali Kota Makassar yang juga kembali maju untuk periode keduanya, Mochammad Ramdhan Pomanto, mencapai Rp79,732 Miliar.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis laporan kekayaan sejumlah Calon Kepala Daerah yang maju dalam Pilkada serentak 2018 mendatang.
Dari data tersebut pantauan Tribun Timur, Sabtu (13/1/2018) di situs kpk.go.id kekayaan Wali Kota Makassar yang juga kembali maju untuk periode keduanya, Mochammad Ramdhan Pomanto, mencapai Rp79,732 Miliar.
Jumlah laporan kekayaan Danny Pomanto yang dilaporkan tertanggal 10 Januari 2018 itu mengalami peningkatan.
Baca: Jadi Petahana Terkaya, Danny Pomanto Punya Tanah di Makassar, Maros Hingga Gorontalo
Advisor Danny Pomanto (DP), Djusman AR menegaskan jika kenaikan harta kekayaan seperti yang diberitakan sejumlah media online itu sangat keliru.
Menurutnya, perhitungan harta kekayaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu lagi ada keraguan.
"KPK dalam mengeluarkan LHKPN, berapa besarpun harta kekayaannya jikalau itu tidak ada masalah itu tetap akan keluarkan dan jikalau KPK dalam telaannya menemukan masalah mereka tidak akan terbitkan LHKPN dan bahkan mengusutnya. Kita kan di sini sudah clear tidak ada masalah, jadi ini hanya kekeliruan tafsiran teman-teman saja," pungkasnya.
Djusman AR yang juga Tim Hukum DIAmi menjelaskan dalam pelaporan LHKPN itu ada harta tidak bergerak yang dinilai seperti rumah, tanah dan perhiasan.
Djusman memjelaskan, kategori harta tidak bergerak berupa investasi ini pun nilainya terus mengalami peningkatan, bahkan perhitungan LHKPN saat ini mengalami perubahan format oleh KPK.
"Saat ini beda formatnya, 2013 dan 2014 tidak diuraikan secara rinci. Baru-baru ini format KPK meminta lebih spesifik dan sudah dilaksanakan semua. Seperti rumah, cara menilainya cukup dengan melihat atas luas kali sekian, tinggi sekian cukup seperti itu. Sekarang ini kalau misalnya rumah menggunakan marmer atau apakah itu kan tetap dihitung," terangnya.
Berikut data LHKPN Danny Pomanto yang dihimpun
Periode 2014 :
Harta Tidak Bergerak : Rp28.035.073.100
Harta Bergerak : Rp 3.951.000.000
Harta Bergerak Lainnya : Rp33.133.429.000
Surat Berharga : Rp0
Kas dan Setara Kas : Rp11.656.516.000
Harta Lainnya : Rp0
Hutang : Rp 1.840.000.000
Periode 2017 :
Harta Tidak Bergerak : Rp30.614.261.100
Harta Bergerak : Rp 3.951.000.000
Harta Bergerak Lainnya : Rp33.133.429.000
Surat Berharga : Rp0
Kas dan Setara Kas : Rp13.408.795.499
Harta Lainnya : Rp0
Hutang : Rp 1.374.725.904
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar_20171107_145739.jpg)