Pilgub Sulsel 2018
KPU Soppeng Ingatkan PPS Tak Jadi Pengamat, Ini Alasannya
PPS se Kecamatan Marioriawa, menggelar Rapat Kerja (Raker) di ruang rapat kantor Kecamatan Marioriawa
Penulis: Sudirman | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kecamatan Marioriawa, menggelar Rapat Kerja (Raker) di ruang rapat kantor Kecamatan Marioriawa, Kamis (11/1/2018).
Anggota KPU Soppeng Marwis, meminta kepada seluruh anggota PPS untuk tidak menjadi pengamat menjelang Pilgub Sulsel.
"Kalau ada yang bertanya di lapangan, siapa yang berpeluang di Pilgub Sulsel? Jangan dijawab pertanyaan tersebut, karena anda adalah penyelenggara," ujar Marwis.
Para penyelenggara dilarang mengeluarkan statmen, terkait Pilgub Sulsel. Apalagi tugas penyelenggara hanya untuk menceklis, bukan memberikan statmen.
Sementara ketua PPK Kecamatan Marioriawa Hasanuddin mengatakan, rapat kerja bertujuan untuk membahas
bagaimana mekanisme pemutahiran data pada pemilih.
Sehingga tidak ada warga Marioriawa, yang tidak menggunakan hak pilihnya pada Pilgub mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/marwis2_20151002_093950.jpg)