Farmasi Unhas Berdayakan PKK Turatea Jeneponto Membuat Es Krim dan Selei

Tim Farmasi Unhas yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, melatih ibu-ibu PKK membuat es krim dan selei dari tanaman Ralle.

Farmasi Unhas Berdayakan PKK Turatea Jeneponto Membuat Es Krim dan Selei
Handover
akultas Farmasi Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di desa Bonto Mate'ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Minggu (12/11/2017). Tim Farmasi Unhas yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, melatih ibu-ibu PKK membuat es krim dan selei dari tanaman Ralle. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Bonto Mate'ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Minggu (12/11/2017).

Tim Farmasi Unhas yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, melatih ibu-ibu PKK membuat es krim dan selei dari tanaman Ralle.

Dalam sambutannya, Ketua rombongan Abdul Muzakkir Rewa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kesempatan bagi pihak kampus untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat.

Dimana salah satu tanggung jawab akademisi adalah menyampaikan hasil penelitian di kampus yang dapat diaplikasikan untuk pemberdayaan masyarakat.

Sementara Kepala Desa Mate'ne Muhammad Anshar sangat berterima kasih atas kepercayaan Unhas kepada Desa Turatea dan tahun lalu juga diadakan kegiatan serupa di desanya.

Ansar yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Jeneponto yang merupakan alumni Fakultas Hukum Unhas ini mengakui bahwa di era dana desa yang cukup besar sekarang ini, program kemitraan dengan kampus seperti ini sangat strategis untuk pembangunan masyarakat desa.

"Kegiatan ini dapat menjadi salah satu program andalan untuk kemajuan warga desanya,"kata Ansar melalui rilis Ketua Pengabdian masyarakat Farmasi Unhas, Ermina Pakki, Minggu (12/11/2017) malam.

Para ibu PKK yang hadir dipimpin oleh Ketua PKK Desa Turatea, Rahmawati Anshar yang sangat antusias ketika tim mendemonstrasikan pembuatan es krim dan selei berbahan dasar bahan obat.

"Kita berharap hasil pelatihan ini dapat merangsang Ibu-ibu di desanya membuat produk sederhana yang dapat dijual sehingga dapat membantu perekonomian keluarga,"kata Rahmawati.

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved