Enrekang Produksi 2 Juta Liter Susu Sapi Tiap Tahun Hanya untuk Ini
Hal itu menempatkan Kabupaten Enrekang sebagai daerah dengan jumlah populasi sapi perah terbesar di luar pulau jawa.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Jumlah sapi perah yang ada di Kabupaten Enrekang saat ini telah mencapai 1500 ekor.
Hal itu menempatkan Kabupaten Enrekang sebagai daerah dengan jumlah populasi sapi perah terbesar di luar pulau jawa.
Dari jumlah tersebut, produksi susu yang mampu dihasilkan mencapai 2 juta liter susu segar tiap tahunnya.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakin) Enrekang, Junwar kepada TribunEnrekang.com, Minggu (5/11/2017).
Baca: Enrekang Dapat Bantuan 250 Ekor Sapi dari Kementan
Menurut Junwar, susu dari hasil produksi sapi perah lokal tersebut hanya mampu menutupir kebutuhan susu di dalam Kabupaten Enrekang saja.
"Sebenarnya produksi susu sapi kita sudah tergolong besar, hanya saja kebutuhan di dalam kabupaten kita saja memang besar sehingga tak dipasarkan ke luar," kata Junwar.
Ia menjelaskan, mayoritas hasil produksi susu sapi perah di Kabupaten Enrekang digunakan untuk memproduksi makanan tradional yaitu Dangke.
Baca: Gedung Pustu Desa Tirowali Terancam Longsor, BPBD Enrekang Imbau Warga Waspada
"Susu hasil produksi kita digunakan untuk membuat Dangkebdan itu kebutuhan susunya besar, sehingga kadang tak mampu mencukupi permintaan," ujar Junwar.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini masih berupaya menggenjot pengembangan sapi perah agar mampu memenuhi kebutuhan untuk produksi Dangke.(*)