Syahrul YL Sampaikan Duka Mendalam Berpulangnya KH Baharuddin Pagim
Almarhum kata Syahrul telah menghadirkan kader yang memiliki idelogi keislaman, menyebarkan dakwah untuk kemaslahatan ummat muslim.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ardy Muchlis
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan H Syahrul Yasin Limpo turut berduka atas berpulangnya Ketua PW Muhammadiyah Sulawesi Selatan Periode 2005-2010, KH Baharuddin Pagim.
Saat di konfirmasi mengenai kabar duka itu, Syahrul pun terkejut.
"Haghh, kapan, dimana di makamkan," ujar Syahrul YL ditemui di Kantor Gubernur Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (31/10).
"Innalillahi wainna ilaihi rojiun," tambah Syahrul.
Ia menyebutkan dirinya dan Muhammadiyah tak bisa dipisahkan. Ayah Gubernur Syahrul adalah kader Muhammadiyah, begitupun dengan ibunya.
"Ayah saya dulu Ketua Muhammadiyah, dan ibu saya Ketua Aisyiah," katanya.
Olehnya itu, ia menghaturkan duka yang amat dalam atas berpulangnya KH Baharuddin Pagim.
Syahrul meyakini, KH Baharuddin akan mendapatkan tempat terbaik di sisih Allah SWT.
Almarhum kata Syahrul telah menghadirkan kader yang memiliki idelogi keislaman, menyebarkan dakwah untuk kemaslahatan ummat muslim.
Sekedar diketahui, Kiai Baharuddin tutup usia di Rumah Sakit Pelamonia Makassar, Selasa, (31/10/2017) pukul 00.05 wita.
Ia lama dirawat di PCC Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. (sal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar_20171031_143556.jpg)