Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Korban Crane Asal Sidrap Tagih Janji Pemerintah Arab Saudi, Santunan Mau Dipakai Ini

Kepala SD Negeri 7 Pangkajene Sidrap itu, mengaku kakinya masih sering merasakan sakit.

Penulis: Amiruddin | Editor: Imam Wahyudi
CITIZEN REPORTER
Bupati Sidrap, Rusdi Masse bertemu langsung dengan dua jemaah asal Sidrap, Saharmi Umar Passire dan Paharuddin yang menjadi korban Crane Masjidil Haram tahun 2015. 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Jamaah haji yang tertimpa crane di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, pada Jumat (11/9/2015) silam, hingga kini masih menunggu pemerintah Arab Saudi membayarkan santunan sesuai yang dijanjikan.

Jamaah haji asal Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Saharmi bin Umar Passire, yang turut menjadi korban dalam insiden mengerikan tersebut, juga berharap demikian.

"Kami hanya bisa berharap pemerintah Arab Saudi menepati janjinya. Apalagi janji tersebut jelas diutarakan saat kami masih dirawat di Arab Saudi," kata Saharmi bin Umar Passire, kepada TribunSidrap.com, Jumat (27/10/2017).

Saharmi mengaku, uang santunan yang dijanjikan pemerintah Arab Saudi tersebut, ingin dipakainya untuk berobat.

"Saya mau pakai berobat, apalagi sampai sekarang masih sering ke dokter untuk memeriksakan kesehatan," ujarnya.

Kepala SD Negeri 7 Pangkajene Sidrap itu, mengaku kakinya masih sering merasakan sakit.

"Mata juga masih sering sakit. Makanya sampai sekarang, saya masih tetap mengomsumsi obat," tuturnya.

Sekadar diketahui, akibat tertimpa crane maut tersebut, mata sebelah kiri Saharmi, divonnis dokter di Arab Saudi dan Indonesia tak bisa lagi melihat.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved