Ulah Begal di Makassar

Polisi Ciduk 1 Begal Asal Mannuruki, Statusnya Masih Pelajar SMA, Pernah Beraksi di Sini

SA (16) dibekuk lantaran diketahui sebagai salah satu komplotan begal yang telah beraksi di tujuh lokasi.

Polisi Ciduk 1 Begal Asal Mannuruki, Statusnya Masih Pelajar SMA, Pernah Beraksi di Sini
net
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi pencurian dan kekerasan (Curas) atau yang biasa disebut begal masih terus menjadi momok di kota Makassar. Tak jarang aksi para kelompok begal ini terjadi di berbagai sudut kota dan bisa terjadi setiap saat.

Pelakunya pun masih didominasi kalangan remaja atau pelajar. Dengan alasan kebutuhan membeli barang atau hanya sekedar foya-foya.

Minggu (10/9/2017), salah satu pelajar di SMA kota Makassar, SA (16), dibekuk Personil Reskrim Polsek Rappocini. Warga Jl Manuruki ini dibekuk lantaran diketahui sebagai salah satu komplotan begal yang telah beraksi di tujuh lokasi.

Ketujuh lokasi tersebut yakni di antaranya empat kali melalukan aksi begal di Jl Skarda, Jl Pampang dan Jl Mamoa. Selain itu Wawan bersama komplotannya juga melakukan pencurian di salah satu Minimarket di Jl Monnumen Emmy Saelan.

Serta aksi Curanmor di Jl Jipang Raya, Jl Tidung dan Jl Skarda. Aksi yang dilakukan Wawan itu tak hanya seorang diri.

Pada hari yang sama saat ia dibekuk, Personil kepolisian juga membekuk rekannya, Ruslan alias Cupes (17). Beberapa barang bukti hasil pencurian dan alat kejahatan juga turut disita kepolisian seperti sepeda motor dan beberapa senjata tajam.

Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin, menerangkan bahwa para pelaku ini beraksi sebanyak tujuh kali berdasarkan laporan sepanjang tahun 2017 ini.

"Tak menutup kemungkinan masih ada TKP lain jadi anggota terus melakukan pengembangan," tutupnya.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved