Kasihan, Sudah Sebulan Murid SDN 24 Takalar II Belajar di Rumah Warga

Penyelesaian kasus penyegelan sekolah tak kunjung menemukan titik terang antara Pemkab Takalar dan pemilik lahan.

Kasihan, Sudah Sebulan Murid SDN 24 Takalar II Belajar di Rumah Warga
reni/tribuntakalar.com
Murid SDN 24 Takalar II belajar di rumah warga. 

TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALASSANG - Harapan siswa SDN 24 Takalar II di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, untuk kembali belajar di sekolahnya hingga kini masih sebatas angan.

Penyelesaian kasus penyegelan sekolah tak kunjung menemukan titik terang antara Pemkab Takalar dan pemilik lahan.

Padahal kasus penyegelan ini telah berlangsung sejak bulan Februari yang lalu.

Para murid pun terpaksa masih harus menikmati suasana belajar dihalaman rumah warga.

"Kita masih lakukan tahap mediasi, beberapa dinas terkait juga sudah melakukan rapat bersama untuk menyelesaikan masalah ini dan kita juga sudah bermohon kepada yang menyegel agar segelnya dibuka saja sambil dia melakukan gugatan kepengadilan jika memang Ia masih merasa berhak atas tanah itu," Jelas Kadis Pendidikan Muh. Darwis, Rabu (23/8/2017).

Kondisi memprihatinkan siswa yang belajar di rumah warga telah berlangsung kurang lebih dua bulan.

Bermula sejak awal tahun ajaran 2017/2018 pada bulan Juli yang lalu hingga saat ini.

"Iya, sepanjang kasus ini masih berproses kita tetap mengupayakan aktivitas belajar mengajar tetap terlaksana. Meskipun kita tidak pungkiri jika proses belajar mengajarnya tidak seefektif di lingkungan sekolah," tambah mantan Sekretaris Disdik Takalar ini.

Seperti diketahui, SDN 24 Takalar II disegel oleh pemilik lahan sejak Februari, sehingga membuat siswa harus belajar dirumah warga.

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved