Pembangunan Kelas SMPN I Wotu Mangkrak, Ini Kata Ketua KNPI Luwu Timur
SMPN 1 Wotu memiliki sekitar 576 siswa dengan 18 kelas, masing-masing enam ruangan untuk kelas 7, 8 dan 9, tiap kelas berisi 32 siswa.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasrul
Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Luwu Timur, Ilhamuddin Alkadri menyesalkan pembangunan 12 ruang kelas baru (RKB) SMPN 1 Wotu yang terbengkalai.
Sekolah tersebut beralamat di Jl Tugu, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu.
Ia meminta penanggung jawab proyek segera menyelesaikan pembangunan.
Baca: Sambut HUT ke-72 RI, Camat Malili Luwu Timur Gelar Kompetisi Sepak Bola Antar Desa
"Kejadian ini sangat disesalkan dan perlu menjadi perhatian pemerintah," kata pemuda yang akrab disapa Ile kepada TribunLutim.com, Kamis (3/8/2017).
Menurutnya, ruangan kelas adalah sarana sangat vital untuk menunjang pembelajaran efektif.
SMPN 1 Wotu memiliki sekitar 576 siswa dengan 18 kelas, masing-masing enam ruangan untuk kelas 7, 8 dan 9, tiap kelas berisi 32 siswa.
Baca: Ini 14 Perusahaan di Luwu Timur yang Pajak Kendaraannya Menunggak, Totalnya Rp 3,3 M
Sebelumnya, proyek pembangunan 12 RKB senilai Rp 2.329.424.000 atau Rp 2.3 milliar dari APBD mangkrak karena tukangnya lari.
Kontraktor pelaksana CV Lintas Karya Mandiri sedangkan konsultan namanya tidak tertera.
Waktu kontrak mulai 22 Mei sampai 17 November 2017.
Kelas sudah dibongkar pada bagian atap, jendela, pintu dan lantai.(*)