Dituding Tak Salurkan Beasiswa, Ini Penjelasan Ketua KNPI Maros

Marjan Massere menjelaskan, anggapan yang menyebut KNPI telah menerima dana yang peruntukannya untuk penyaluran beasiswa tahun 2016 dan 2017 keliru.

Dituding Tak Salurkan Beasiswa, Ini Penjelasan Ketua KNPI Maros
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Ketua KNPI Maros, Marjan Massere bersama pengurusnya saat jumpa pers di D Clove, Turikale. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kisruh isu beasiswa 2016 antara HMI Cabang STIM Yapim Maros dan KNPI Maros masih bergulir. Hal tersebut dinilai telah mencoreng nama baik KNPI.

HMI cabang STIM Yapim menilai, KNPI tidak menyalurkan beasiswa sebesar Rp 300 juta. Hal ini diklarifikasi dari pengurus KNPI Maros, Kamis (28/7/2017).

KNPI Maros menggelar jumpa pers untuk menjelaskan polemik ini kepada beberapa media, di D'Clove Cafe, Turikale, Maros.

Ketua KNPI Maros, Marjan Massere menjelaskan, anggapan yang menyebut KNPI telah menerima dana yang peruntukannya untuk penyaluran beasiswa tahun 2016 dan 2017 keliru dan fitnah.

Baca: Mahasiswa Desak KNPI Maros Tidak Kelola Uang Beasiswa

"KNPI hanya menjadi mediator untuk mengumpulkan berkas dari hasil rekomendasi masing-masing OKP yang berhimpun, untuk selanjutnya diserahkan ke Pemkab Maros," katanya.

Anggaran beasiswa di bagian keuangan Pemkab Maros belum bisa dicairkan dalam bentuk tunai, karena tidak sesuai dengan regulasi.

Hal ini juga sudah dibahas dalam Rapat Dengar Pendadapat (RDP) pada Maret 2017 lalu di kantor DPRD Maros yang dihadiri perwakilan berbagai OKP dan Ormas serta pihak Pemkab Maros.

Marjan mengaku tetap mengapresiasi berbagai pergerakan mahasiswa, pemuda dan berbagai OKP, tapi harusnya dilengkapi data yang valid dan bisa dipertanggung jawabkan.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved